Yunita Luruskan Isu Penggelapan Mobil Rental & Kendaraan di Polda

Bagikan Berita ini

BANDAR LAMPUNG (DIARY MEDIA) – Tuduhan penggelapan mobil rental, angka kerugian lebih dari Rp1,1 miliar, serta kabar adanya kendaraan yang berada di Polda, ketiga hal yang menjadi pembahasan hangat di masyarakat akhirnya diluruskan dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (19/9/2026) di Kantor Hukum Sofian Sitepu, SH, Bandar Lampung.

Secara tegas, Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Yunika Indahayati menyatakan bahwa tuduhan penggelapan itu tidak sesuai dengan kenyataan. “Mobil‑mobil itu sudah diserahkan kembali kepada pemiliknya. Hubungan kami pun semula sangat baik, saya menganggapnya seperti adik sendiri. Saya sangat kaget sekali mendengar tuduhan tersebut,” ucapnya.

Ia juga telah berusaha mengajak pihak pelapor untuk duduk bersama dan menyelesaikan segala perhitungan yang dirasa belum pas, namun belum mendapat tanggapan.

Terkait angka kerugian yang disebut sangat besar, hal itu dibantah tegas. “Tidak benar sama sekali. Sistem pengelolaannya saja sudah ketat, kalau telat bayar dua hari, GPS langsung dimatikan. Mustahil ada tunggakan yang menumpuk sampai ratusan juta atau miliaran rupiah,” jelasnya.

Penasihat hukum, Sofian Sitepu, memberikan penjelasan terkait kendaraan yang ada di Polda: “Unit‑unit itu diambil langsung oleh pemiliknya. Sampai saat ini kami belum bisa menyatakan benar atau tidaknya adanya unsur penggelapan, itu yang akan kami tanyakan dan konfirmasi langsung kepada penyidik.” Pihaknya juga menegaskan siap bersikap kooperatif dan menyelesaikan persoalan ini dengan baik.

Yang juga ditegaskan adalah status proses hukum hingga saat ini: “Sampai hari ini, belum ada satu pun panggilan resmi, belum ada pemeriksaan, dan belum ada Berita Acara Pemeriksaan atas nama ibu Yunika. Semua yang beredar sejauh ini baru pemberitaan,” ungkap Sofian.

Permasalahan ini pun ditegaskan murni urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan jabatan maupun partai politik. “Kami akan menemui pemilik kendaraan, memeriksa perhitungan bersama, lalu ke Polda untuk meluruskan semuanya berdasarkan fakta yang sebenarnya,” tutupnya. (*)

 

 

 

 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *