Diary

Memuat

Kategori Education

29/08/ 2019
Semangat! Ini 7 Musuh Besar Pejuang Skripsi

  DIARY.CO.ID – Bagi para pejuang skripsi, dapat dipastikan keinginan terbesarnya adalah wisuda secepat mungkin dengan nilai sebaik mungkin. Tetapi sayangnya, keinginan tersebut tidak semudah itu untuk diwujudkan. Pejuang skripsi harus bergelut dengan banyak hal demi mimpi meraih gelar sarjana. Apa sajakah kendala atau musuh besar yang banyak dihadapi para pejuang skripsi? Intip uraiannya berikut ini. Sebelumnya Diary.co.id telah membahas tentang seminar proposal skripsi disini Semangat! Ini 7 Musuh Besar Pejuang Skripsi [the_ad id=”4827″] 1. Dosen yang sulit ditemui Dosen dengan jadwal padat merayap tentu menjadi tantangan terbesar para pejuang skripsi. Mereka harus ekstra mengatur jadwal dan mengabdi di depan ruang dosen demi bimbingan beberapa menit dengan beliau. Belum lagi ketika mereka harus pergi ke luar kota atau luar negeri, para pejuang skripsi tentu akan kelimpungan dibuatnya. 2. Dosen yang perfeksionis Menjadi dosen pembimbing tentu menginginkan mahasiswa bimbingannya mampu membuat skripsi yang baik. Namun, akan berbeda tantangannya jika dosen yang bersangkutan terlalu perfeksionis. Alih-alih mengarahkan, biasanya saran-saran yang diberikan justru membuat bingung mahasiswa bimbingannya. Jika bertemu dengan dosen tipe yang satu ini, wajib hukumnya untuk selalu merekam proses bimbingan. Dengan demikian, Anda dapat memutar rekaman tersebut dan mencerna saran-saran yang diberikan dengan lebih mudah. 3. Dosen yang pelit nilai Sudah berjuang semaksimal mungkin, tentu para pejuang skripsi…

Read more
25/08/ 2019
Hadiri Kegiatan PC IPNU IPPNU Balam, Bunda Eva Bagi-bagi Paket Umroh Gratis

DIARY.CO.ID – Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-74 PC IPNU IPPNU Kota Bandar Lampung Gelar event perlombaan pada 24 Agustus 2019 bertempat di Balai Keratun Kompleks Gubernur Lampung. Pada kegiatan tersebut hadir pula dewan pakar PC LP Ma’arif NU Kota Bandar Lampung Dr. Hj. Eva Dwiana Herman HN, M.Si pada saat penutupan dan pengumuman hasil kegiatan perlombaan. “Alhamdulillah saya sangat mendukung dan bangga dengan adanya kegiatan seperti yang diselenggarakan oleh kaum milenial sehingga dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan” ujar bunda Eva sapaan akrabnya. Pada kesempatan yang baik itu pula bunda Eva membagikan beberapa doorprize dan 2 paket umroh untuk yang dapat menjawab pertanyaan darinya. Bunda Eva menambahkan “biasa nya bunda bagi-bagi umroh untuk orang tua tapi kali ini khusus kaum milenial tapi harus menjawab pertanyaan dari bunda”ujar Ketua PKK Kota Bandar Lampung. Nuril Ihsan salah satu yang mendapatkan paket umroh, bersyukur bisa mendapatkan paket umroh ini karena tidak menyangka. “Alhamdulillah berkat mengurusi Nahdlatul Ulama bisa mendapatkan paket ini. Dengan loyalitas serta kedermawanannya kepada kaum milenial dan masyarakat, semoga Bunda Eva menjadi panutan di Kota Bandar Lampung”Ujar Ketua Pelaksana Semarak Kemerdekaan. (Saibani)

Read more
16/08/ 2019
Sejarah Perkembangan Ilmu Filologi Dari Yunani Sampai Nusantara

  DIARY.CO.ID – Ada sebuah cabang ilmu yang tidak begitu banyak yang tahu, yang dimaksud adalah ilmu filologi, apakah Anda paham apa itu ilmu filologi? Bagaimana sejarah perkembangan filologi? untuk menambah cakrawala pengetahuan sahabat diary, disini kami tampilkan ulasan mengenai ilmu filologi yang jarang diketahui sebagian masyarakat. Selamat membaca dan memahahinya. Abstrak Sejarah Perkembangan Filologi Abstrak : Filologi merupakan bagian disiplin ilmu humaniora (kemanusiaan) yan dikaji melalui naskah-naskah atau tulisan kuno. Namun keberadaannya dianggap sebagai ilmu yang kurang menarik, tidak modern dan ketinggalan zaman. dalam perkembangannya, Filologi sejak awal sudah berkembang di Yunani pada abad ke-3 SM. Sedangkan dalam perkembangannya di Indonesia, Filologi tumbuh dan berkembang ketika masa pemerintahan kolonial Belanda. Yang mana ketika itu, para orientalis ikut serta dalam mempelajari bahasa, geografis, antroplogi jawa pada masa itu untuk kepentingan kolonial. Sekilas Pengantar Ilmu Filologi Pengantar : Filologi merupakan sebuah ilmu yaang berhubungan dengan dengan karya masa lampau yang berupa tulisan. Studi ini dilakukan tidak lain adalah untuk menggali nilai-nilai yang masih relevan terkandung dalam tulisan masa lampau untuk masa kini. Namun dalam keberadaannya, Filologi dianggap sebagai disiplin ilmu yang kurang menarik tidak modern dan ketingalan zaman, sehingga banyak alasan yang memperkuat argument ini. Diantaranya adalah objek kajian filologi dilihat dari bentuk fisiknya sehingga tidak menarik untuk…

Read more
15/08/ 2019
Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Arkeologi : Zaman Batu, Zaman Logam

DIARY.CO.ID – Zaman Praaksara atau disebut juga Zaman Prasejarah yaitu suatu masa sebelum manusia mengenal tulisan. Zaman praaksara disebut juga dengan Zaman Nirleka (nir artinya tidak ada, dan leka artinya tulisan) yaitu masa tidak ada tulisan. Sebelumnya kita telah mengulas materi tentang zaman prasejarah berdasarkan geologi secara singkat agar mudah dipahami oleh selurung pengunjung media diary.co.id sehingga kali ini waktunya kita membahas mengenai pembagian zaman prasejarah berdasarkan arkeologinya dan dikemas dengan sederhana dan mudah dipahami. Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Arkeologi A. Zaman Batu 1. Zaman Paleotikum (Zaman Batu Tua) (Masa Berburu dan Meramu Tingkat Awal) Zaman Paleotikum berlangsung selama ±50.000 – 10.000 SM. Ciri-cirinya: a. Hidup berkelompok kecil dan erat, belum ada kepala suku b. Hidup dengan berpindah-pindah tempat (nomaden) c. Memenuhi kebutuhan dengan mengandalkan alam sekitar dengan cara mengumpulkan makanan (food gathering) d. Mengenal pembagian kerja, laki-laki bertugas berburu dan perempuan bertugas mengumpulkan makanan dll e. Bahasa yang digunakan adalah bahasa isyarat f. Hasil peninggalan budaya: – Kebudayaan Pacitan: [Plestosen tengah] Kapak genggam paleotikum/kapak perimbas(chooper),kapak batu (pebble), kapak penetak (chooping tool), sedangkan [Plestosen akhir] alat alat dari batu/alat serpih (flakes) – Kebudayaan Ngandong: [Plestosen akhir] alat-alat dari tulang (bone culture) berupa alat penusuk seperti: belati. g. Manusia Pendukung: – Pithecanthropus erectrus -Homo wajakensis -Homo soloensis 2.…

Read more
15/08/ 2019
Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Geologi Secara Singkat

  DIARY.CO.ID – Untuk menambah ilmu pengetahuan kita tentang sejarah, ada baiknya mengenal dari awal yakni zaman prasejarah. Sejarah pada pembagian zaman prasejarah berdasarkan geologi akan di ulas secara singkat untuk memudahkan kawan-kawan semua memahami sejarah tersebut. Semoga bermanfaat dan menjadikan Anda lebih mengerti setiap zaman yang ada di dunia ini. Zaman Praaksara (Zaman Prasejarah) Zaman Praaksara atau disebut juga Zaman Prasejarah yaitu suatu masa sebelum manusia mengenal tulisan. Zaman praaksara disebut juga dengan Zaman Nirleka (nir artinya tidak ada, dan leka artinya tulisan) yaitu masa tidak ada tulisan. Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Geologi Secara Singkat 1. Archaeikum atau Azoikum (Zaman Tertua) – Sekitar 2500 juta tahun lalu Kondisi bumi belum stabil danudara dalam bumi masih sangat panas karena dalam proses pembentukan, sehingga belum ada tanda-tanda kehidupan 2. Paleozoikum (Zaman Kehidupan Tua/Zaman Primer) – Sekitar 340 juta tahun lalu. Kondisi bumi masih belum stabil dan iklim berubah-ubah. Akan tetapi mulai muncul tanda-tanda kehidupan. Seperti: Munculnya makhluk bersel satu/mikroorganisme, hewan-hewan kecil yang tidak bertulang punggung, ikan, amfibi, dan reptil 3. Mesozoikum (Zaman Kehidupan Pertengahan/Zaman Sekunder/Zaman Reptil) – Sekitar 140 juta tahun lalu. Kondisi iklim bumi membaik, hewan yang hidup di darat dan tumbuhan berkembang pesat. Munculnya hewan reptil raksasa atau dinosaurus, oleh karena itu disebut juga Zaman Reptil.…

Read more
13/08/ 2019
UIN Raden Intan Tuan Rumah Lokakarya Nasional Kampus Hijau

DIARY.CO.ID – UI GreenMetric selaku lembaga pemeringkat universitas dunia di bidang sustainability atau kampus hijau berwawasan lingkungan, menunjuk UIN Raden Intan Lampung sebagai tuan rumah Lokakarya Nasional UI GreenMetric World University Rankings. Hal tersebut didasari peringkat UIN yang cukup baik atas penilaian lembaga tersebut. Pada 2018, UIN Raden Intan Lampung berada pada peringkat 18 secara nasional dan peringkat 1 di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof Dr Moh Mukri MAg menyambut baik pelaksanaan lokakarya nasional ini. Dia menyatakan, momentum tersebut sejalan dengan visi kampus yakni terwujudnya Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung sebagai rujukan Internasional dalam pengembangan ilmu keislaman integratif-multidisipliner berwawasan lingkungan tahun 2035. “Untuk orang yang baru pertama kali berkunjung ke sebuah kampus, hal yang pertama kali dilihat adalah keindahan dan kebersihannya. Ini menjadi fokus kami sejak awal. Oleh karena itu, hal yang pertama kali saya lakukan saat awal menjabat sebagai rektor adalah menaikan gaji petugas kebersihan,” jelasnya. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademik kampus dan diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran hidup bersih dan sehat. Rektor juga mengajak untuk terus memupuk kesadaran hidup sehat dan peduli terhadap lingkungan serta menjadikannya sebagai kebiasaan. Tujuan diselenggarakannya lokakarya ini diantaranya untuk melakukan diseminasi kepada para pimpinan perguruan tinggi keagamaan…

Read more
12/08/ 2019
Viral Muhammad Ja’far Hasibuan Juara Dunia Gegerkan 193 Negara Minta di Fasilitasi Istana Presiden RI

DIARY.CO.ID – Indonesia pantas berbangga dengan lahirnya ilmuwan muda yang berhasil menggoncangkan dunia lewat penemuannya yang spektakuler yakni, Obat Kulit Bagi Manusia dan Hewan Luar dan Dalam. Sang penemu tersebut adalah Muhammad Ja’far Hasibuan (27). Putra asal Sumatera Utara (Sumut) ini memenangkan kompetisi di China Shanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) dan WIIPA Special Award World Invention Intelectual Property Association. Dia berhasil menyumbangkan medali emas dan WIIPA Special Award bagi Indonesia. Tak salah pernyataan Bung Karno, “Beri saya 10 pemuda maka akan saya guncangkan dunia” dan kini terbukti melalui prestasi Muhammad Ja’far Hasibuan. Penghargaan no.1 dunia menjadi makna tersendiri jelang HUT RI, Sontak saja lewat penemuannya ini, ia pun viral diberbagai media cetak, online bahkan Youtube. Atas torehannya ini ia menjadi orang pertama di Asia yang dapat penghargaan dunia pada Pameran Teknologi Internasional China, Shanghai dan selanjutnya disebut CSITF),  disetujui oleh dewan Negara yang diselenggarakan bersama oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Sains dan Teknologi, Kantor Kekayaan Intelektual Negara dan Pemerintah Kota Shanghai. Kegiatan ini didukung juga oleh lembaga PBB seperti UNIDO, UNDP dan WIPO, dan diselenggarakan oleh Kamar Dagang China untuk Impor dan Ekspor Mesin dan Produk Elektronik, Pusat Pertukaran Teknologi Internasional Shanghai dan Donghao Lansheng (Group) Co, Ltd, adalah profesional tingkat nasional khusus untuk perdagangan teknologi internasional. Sekedar…

Read more
11/08/ 2019
Menyiapkan Calon Wartawan Profetik di “Journalist Boarding School”

  DIARY.CO.ID – Para jurnalis (wartawan) pada hakikatnya mengemban amanah yang sangat berat tapi mulia. Kenapa? Tidak lain karena mereka sejatinya mewarisi apa yang disebut “tugas kenabian”. Dasarnya adalah firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an yang artinya: “Dan Kami tidak mengutus para rasul, kecuali untuk menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan.” (QS. Al-Kahfi [18]: 56). Bunyi surat Al-Kahfi itu bersesuaian dengan fungsi pers yang diakui di seluruh dunia, yakni memberi informasi, mendidik, menghibur dan menjadi alat kontrol sosial (masyarakat). Ketiga fungsi pertama sebagaimana disebutkan di atas sama artinya dengan menyampaikan kabar gembira, sedangkan fungsi keempat sama dengan memberi peringatan kepada publik (masyarakat). Terinspirasi oleh ayat suci itu, setelah lebih dari 40 tahun berprofesi sebagai wartawan, mantan Pemimpin Umum LKBN ANTARA yang juga pernah menjadi Dirut RRI Pardi Hadi terdorong untuk menulis buku berjudul “Jurnalisme Profetik: Mengemban Tugas Kenabian.” Nabi dalam bahasa Inggris adalah “prophet”. Dengan alasan itu, ‘genre’ jurnalisme yang diusung Pardi Hadi disebut juga “Prophetic Journalism” (Jurnalisme Profetik atau Jurnalisme Kenabian). Jurnalisme profetik mengacu pada Al-Quran, Hadits dan akhlak mulia Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang bisa disingkat STAF, yakni Shidiq, Tabligh, Amanah, dan Fathonah. Shidiq berarti mengungkapkan sesuatu berdasarkan kebenaran, tabligh berarti menyampaikan kepada orang lain dengan cara mendidik, amanah berarti dapat dipercaya atau…

Read more
11/08/ 2019
Mahasiswa Universitas Bandar Lampung Tertembak Peluru Nyasar Oknum Brigadir

DIARY.CO.ID – Naas nasib yang dialami Rahmad Heriyanto, mahasiswa Universitas Bandar Lampung terkena peluru nyasar dari senjata api milik oknum polisi, Sabtu (10/8/2019). Korban yang terkena tembakan di bagian pinggang langsung dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan oknum polisi Brigadir Patiko Jayadi beserta barang bukti senjata api diamankan oleh Divisi Propam Polda Lampung. Peristiwa nahas ini bermula saat Brigadir Patiko Jayadi yang sedang berada di dalam mobil mengutak-atik senjata api dinas miliknya di halaman parkir kampus Universitas Bandar Lampung. Tanpa sengaja, pistol revolver yang sedang dipegangnya meletus hingga dan mengenai Rahmad Heriyanto yang sedang duduk di dalam kantin tak jauh dari lokasi kejadian. Sejumlah mahasiswa dan pegawai kampus yang mengetahui hal ini langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara oknum polisi Brigadir Patiko Jayadi nyaris jadi bulan bulanan massa sebelum diamankan anggota Divisi Propam Polda Lampung. Dalam video amatir yang merekam beberapa saat setelah kejadian, Brigadir Patiko Jayadi sempat diamankan oleh petugas keamanan kampus di dalam toilet pos kemanan setempat. “Hal ini untuk menghindari amuk masa akibat aksi massa,” kata Rahman, petugas kemanan kampus. Sementara polisi dari Inafis Polresta Bandar Lampung yang datang ke lokasi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari sekitar lokasi kejadian polisi menemukan selongsong peluru yang diduga kuat milik…

Read more
10/08/ 2019
Kupas Tuntas Seminar Proposal Skripsi!

  Setiap mahasiswa yang memimpikan wisuda pasti harus melalui ujian pertama yang bernama seminar proposal. Seminar proposal atau yang akrab disingkat sempro adalah ujian yang berisi paparan rencana-rencana awal penelitian yang menjadi penunjuk arah sebelum dilakukannya penelitian. Seminar yang berlangsung sekitar satu jam ini biasanya membuat banyak mahasiswa pejuang skripsi deg-degan, takut, dan harap-harap cemas. Rasa excited dan bingung bercampur baur dalam dada. Oleh karena karena itu, diary.co.id akan mengupas tuntas seminar proposal sebagai panduan untuk Anda. Check this out! 1. Seminar proposal adalah kunci Sebelum melakukan penelitian, peneliti diwajibkan untuk membuat rancangan-rancangan awal penelitiannya. Mulai dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan yang hendak dicapai dan lain sebagainya. Berbeda dari karya tulis biasa, skripsi adalah karya tulis ilmiah yang berarti tata cara penulisannya didasarkan pada kaidah-kaidah ilmiah. Dengan demikian, dalam menuliskan latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan rancangan skripsinya, peneliti diharuskan untuk mencari data dari sumber-sumber valid seperti jurnal, skripsi terdahulu, dan buku. Sumber-sumber tersebut juga harus banyak kuantitasnya, agar memberikan rujukan data yang kaya bagi penelitian Anda. Meski terkesan sedikit merepotkan, seminar proposal layak untuk diperjuangkan mati-matian. Sebab, seminar ini menjadi gambaran dan petunjuk bagi Anda dalam melaksanakan penelitian. Tidak jarang mahasiswa kebingungan menyelesaikan penelitiannya karena tidak menyiapkan seminar proposal secara maksimal. Ada yang harus mengganti…

Read more