Diary

Memuat

Kategori Education

25/02/ 2022
Mahasiswa Jadi Enterpreneur, Kenapa tidak?

Oleh: Lusia Leni Maryani DIARY.CO.ID – Berbicara mengenai wirausaha, tidak sedikit mahasiswa yang pesimis. Terlalu banyak berfikir negatif dan menimbang untuk memulai berwirausaha. Alih-alih mencari jalan keluar atau merubah pola pikir atau perilakunya untuk mengurangi dampak yang akan terjadi, mahasiswa semakin enggan untuk berwirausaha. Pada saat yang sama, mahasiswa juga mulai sadar bahwa semakin hari semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan merasa sungkan jika harus meminta terus-menurus kepada orang tua. Mahasiswa memiliki peluang paling besar untuk menjadi seorang entrepreneur, mereka memiliki banyak relasi yang dapat membantu meningkatkan penjualan maupun pemasaran produk. Kendati mahasiswa menunjukkan antusiasme terhadap sector wirausaha, kenyataannya generasi millennial ini juga banyak mundur dari cita-cita menjadi wirausahawan. Setiap mahasiswa mempunyai ketakutannya sendiri dalam memulai sebuah usaha. Ketakutan yang kerap dirasakan oleh seseorang ketika akan berwirausaha adalah terjadinya kegagalan dalam sebuah usaha. Padahal kegagalan hanyalah sebuah rintangan yang harus dihadapi semua orang untuk mencapai suatu kesuksesan. Mahasiswa dapat melakukan wirausaha secara online. Wirausaha juga menjadi pemicu kreativitas dalam diri. Dengan bewirausaha mahasiswa akan berfikir bagaimana cara berjualan yang lebih menguntungkan dimasa pandemi sepirti saat ini. Banyak para mahasiswa yang memutuskan untuk melakukan wirausaha secara online demi memenuhi kebutuhan sehari-sehari dan juga membantu perekonomian keluarga. Entrepreneur yang dapat dilakukan yaitu dengan berjualan barang-barang trendi dan mengikuti…

Read more
10/02/ 2022
434 Mahasiswa IAIM NU Metro Lakukan KKS, Kelompok 31 Optimis Bangun Banjarsari

DIARY.CO.ID – 434 Mahasiswa Institut Agama Islam Ma’arif (IAIM) NU Metro lakukan kegiatan Kuliah Kerja Sosial (KKS) di kabupaten Tulang Bawang dan diberbagai desa di daerah Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut merupakan syarat terpenuhinya SKS dalam pembelajaran di kalender akademik IAIM NU Metro Lampung yang di selenggarakan setiap tahun. KKS kali ini dimulai dari tanggal 3 Februari hingga 4 Maret 2022. Media ini mengkonfirmasi 12 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 31 KKS IAIM NU Metro yang ditempatkan di kelurahan Banjarsari kecamatan Metro Utara Kota Metro, yang sedang melakukan giat tukar pendapat dengan pihak kelurahan. Lurah Banjarsari kepada wartawan, berterima kasih dan mengapresiasi dengan adanya kuliah kerja sosial mahasiswa KKS IAIM mudah mudahan bisa bersinergi mewujudkan tema musrenbang “Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing serta meningkatkan pembangunan yang merata dan berkeadilan”. “Dengan adanya suport kawan-kawan ma’arif mudah-mudahan segera terlaksana,” ujar Erwin Syarief S.E selaku Lurah Banjarsari, Kamis (10/2/2022) di kantor kelurahan. Ditempatkan yang sama, Adi Wijaya M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan mengharapkan mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Sosial (KKS) tidak hanya menguasai dalam bidang teoritis tetapi juga dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka miliki dengan mengaktualisasikan dirinya bersama masyarakat sekitar. “Tidak hanya sekedar kerja nyata tetapi memiliki jiwa sosial yang tinggi kepada masyarakat, serta dapat membangun rasa kepedulian, menanamkan nilai…

Read more
03/01/ 2022
Mengaungkan Budaya Literasi Melalui LKTIM

Oleh: Habib Sulthon Asnawi (Aktivis HAM dan Gender IAIMNU Metro Lampung) Kamis 30 Desember 2021 Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung menggalar forum ilmiah melalui Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM). Dengan mengangkat tema “Aktualisasi Hukum, Ekonomi dan Masyarakat di Masa Pandemi Covid 19”. Peserta yang mengikuti LKTIM tahun 2021 ini adalah mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIMNU Metro Lampung, yang terdiri dari tiga jurusan atau prodi, diantaranya adalah Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), Hukum Ekonomi Syari’ah (HESy) dan Perbankan Syari’ah (PBS). Karya tulis ilmiah mahasiswa dalam LKTIM ini merupakan karya tulis hasil penelitian mahasiswa yang dilakukan secara empiris, dan luaran artikel hasil LKTIM ini akan di publikasikan dalam bentuk jurnal ilmiah nasional (Sinta 2) dan jurnal internasional (Scopus). Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Ibu Wiwik Damayanti, M.E.Sy., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk dilakukan sebagai upaya untuk menumbuhkan budaya literasi dikalangan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. “Saya mengapresiasi betul kegiatan LKTIM ini, dengan mengikuti LKTIM, budaya literasi dikalangan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam semakin tinggi, dan saya berharap dengan adanya LKTIM ini kopetensi mahasiswa dalam hal seni menulis semakin baik. Inilah fungsi mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan) salah satunya dengan menuangkan…

Read more
22/12/ 2021
Bangkitkan Kaum Cendekia, Lakpesdam Gelar Diskusi Tashwirul Afkar pada Muktamar Ke-34 NU

DIARY.CO.ID – Universitas Lampung, Munculnya embrio Nadhlatul Ulama (NU) tidak terlepas dari gerakan pemuda berpikir (pemuda tashwirul afkar) dalam menjaga ajaran ahlussunnah wal jama’ah. Forum tashwirul afkar didirikan oleh K.H. Wahab Chasbullah yang juga berperan dalam berdirinya NU. Salah satu pemikiran Wahab Chasbullah yakni menekankan pentingnya kebebasan dalam keberagamaan terutama dalam kebebasan berpikir dan berpendapat. Dalam rangka membangkitkan semangat kaum berpikir ini, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia(LAKPESDAM) PBNU dan LAKPESDAM PWNU Lampung sukses gelar diskusi Taswirul Afkar yang dilaksanakan secara hybrid yang dihadiri 100 peserta diskusi di gedung A1 Fakultas Hukum Universitas Lampung (UNILA) pada 22 Desember 2021. Ketua lakpesdam PWNU Lampung, Rudy, S.H., LLM., LLD menegaskan bahwa adanya webinar ini sebagai bentuk sinergi antara Lakpesdam PBNU dan Lakpesdam PWNU Lampung dalam rangka menciptakan kaum intelek terutama dalam rangka menyambut satu abad NU. KH. Marzuki Wahid, M.A, Sekretaris Lakpesdam PBNU yang juga membuka acara secara resmi ini mengungkapkan dalam sambutannya bahwa dalam catatan sejarah Tashwirul afkar menjadi wadah melahirkan ilmuan yang produktif dan dirasakan masyarakat. Lebih lanjut, KH.Marzuki menjelaskan bahwa kaum cendekia (tashwirul afkar) ini sangat berperan penting dalam penyelesaiaan berbagai problematika pendidikan yang bisa dilakukan dengan cara belajar, mengkaji, berdiskusi dan penerbitan jurnal baik nasional dan Internasional. Sejalan dengan hal ini, pentingnya mengkaji keilmuan Nadhlatul…

Read more
15/12/ 2021
Dosen Menjadi Cendekiawan atau Birokrat?

DIARY.CO.ID – Merujuk Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 Tentang Dosen, bahwa dosen memiliki tugas mulia yaitu menjadi cendekiawan sekaligus ilmuwan. Profesi sebagai dosen adalah sebuah jenis pekerjaan dalam kategori profesional, maka jabatannya pun adalah jabatan fungsional mulai dari asisten ahli, lektor, lektor kepala (Associate Profesor), dan capaian tertingginya adalah Guru Besar (Profesor). Artinya masa depan ilmu untuk kedamaian sebuah bangsa, negara, bahkan dunia, itu ada dipundak seorang dosen sebagai ilmuwan. Faktanya saat ini dosen menghadapi tantangan yang kompleks untuk sampai pada tataran cendekiawan. Tantangan dan problem kecendekiawanan saat ini sudah berbeda dengan era sebelumnya. Selain mengajar dan pengabdian masyarakat, dosen juga diwajibkan untuk menulis buku monograf dan referensi, memahami glosarium dan indeks, tak kalah pentingnya adalah riset yang lebih mendalam, dengan metode, teori terkini, state of the art, reserach Gap, novelty, bahankan pendekatan yang digunakan dalam riset tidaklah cukup hanya menggunakan pendekatan interdisipiner saja tapi juga pendekatan mutiinterdisipiner dan transdisipiner, belum lagi media dan publikasi juga telah jauh berubah, perkembangan jurnal ilmiah dan globalisasi ilmu menuntut para cendekiawan untuk mengikuti alur dan pendekatan baru, seperti Scopus H-Index, Sitasi dan lain sebagainya. Jika dosen tidak mengikuti alur dan perkembangan baru ini, maka akan sulit menjadi ilmuwan berkelas apalagi mendunia. Permasalahannya adalah, dosen untuk menjadi cendekiawan/ilmuwan…

Read more
04/12/ 2021
Mantap! mahasiswi UNILA Durroh Nihayah Hamhij jadi pemenang pada perlombaan Musabaqah Makalah Ilmiah Al-Qur’an (MMQ)

  DIARY.CO.ID – Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 Tingkat Provinsi Lampung 2021, digelar mulai tanggal 26 November s.d 2 Desember 2021 di Islamic Center Rajabasa. Durroh yang menjadii peserta mewakili kafilah Kabupaten Lampung Utara berhasil menjadi juara setelah bersaing dan mengalahkan tiga pesaing beratnya di babak Final yang berasal dari 3 Kafilah kabupaten yang berbeda (Tanggamus, Lampung Selatan dan Pringsewu). Mahasiswi Magister Pendidikan IPS (FKIP) UNILA dan Alumni S1 Pendidikan Ekonomi 2015 (FKIP) UNILA ini memaparkan dalam babak Final, berjudul “Kesadaran Lingkungan: Manifestasi Patriotisme Perspektif al-Qur’an”. Pada Babak Final ini, Durroh berhasil tampil memukau dengan mengungguli peserta lain mendapat total nilai 67,6 sedangkan pesaingnya (Tanggamus: 62,9), (Lampung Selatan: 61,6), (Pringsewu: 59,5).   Menurutnya, dengan menjaga lingkungan hidup seseorang telah mencerminkan sikap patriotismenya. Menjaga lingkungan berarti ikut melestarikan alam yang menjadi sumber kehidupan bagi manusia dan merupakan amanat dari Allah SWT.   Dalam paparan makalahnya, Durroh mengutip salah satu ayat Al-Qur’an yakni QS. Ar-Ruum ayat 41 yang artinya: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).   Dengan landasan ayat ini Durroh menyampaikan peran penting manusia dalam menjaga lingkungan hidup dan ekosistemnya, agar tidak terjadi…

Read more
03/12/ 2021
11 Mahasiswa Penerima Beasiswa Cendikia BAZNAS di Monitoring

  DIARY.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Beasiswa Cendekia Baznas menyelenggarakan kegiatan monitoring untuk mahasiswa UIN RIL yang lolos seleksi beasiswa Baznas pada Sabtu (30/11) di Kampus Hijau UIN RADEN INTAN LAMPUNG. Mentoringnya ini diikuti oleh para mahasiswa Beasiswa Baznas 2021 sebanyak 11 Mahasiswa dengan prodi yang berbeda beda, selain mahasiswa penerima beasiswa baznas 2021, kegiatan ini pun diikuti oleh 6 orang penerima beasiswa baznas tahun 2020. Tema yang diangkat dalam pertemuan mentoring pertama ini “Menulis Di Media Online” yang dilaksanakan dalam pertemuan offline dan di bimbing langsung oleh Devitha Anggun MM selaku Kepala Subbagian Kemahasiswaan UIN RIL. Sebelum memulai mentoring, Anggun menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa/mahasiswi yang berhasil lolos hingga tahap akhir pada Beasiswa Cendikia Baznas dan mengharapkan agar mahasiswa yang lolos ini mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, berprestasi dan berperan aktif dalam kegiatan kampus maupun kegiatan kemasyarakatan. Devita Anggun MM, sebagai mentor beasiswa Cendikia Baznas di UIN RIL menyampaikan bahwa mentoring ini adalah kegiatan yang dilakukan setiap 1 bulan sekali , kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan diantara mahasiswa penerima Beasiswa Cendikia Baznas. Salah satu penerima beasiswa baznas 2021, Eliza Agustina (Prodi Manajemen Pendidikan Islam) mengatakan bahwa ia sangat bersyukur mendapat Beasiswa Cendikia Baznas 2021 serta dengan adanya mentoring yang diadakan setiap bulannya. “Alhamdulillah…

Read more
15/10/ 2021
Saat Seminar Kebudayaan, Rektor UNILA Gagas Hubungan Antara Sejarah Budaya Lampung – Banten

BANDAR LAMPUNG – Seminar kebudayaan hubungan antara budaya Lampung-Banten yang diselenggarakan di Mutiara Carita Cottage Kab. Pandeglang Provinsi Banten, Jumat, (14/10), berlangsung dengan khidmat. Saat giat seminar berlangsung, Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Aom Karomani mengatakan bahwa seminar ini, membahas tentang hubungan budaya Lampung-Banten dan Focus Group Discussion (FGD) script film Radin Inten II diadakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung (LP2M Unila). “Seminar ini, mengusung tema menjalin hubungan budaya antara Lampung dan Banten melalui jejak kebudayaan dan sejarah,” kata Prof Aom. Lanjut kata Prof Aom, Tujuan diselenggarakannya acara ini yaitu untuk memperkenalkan kebudayaan Lampung dan mencari persamaan persepsi antara kebudayaan Lampung dengan Banten. “Di dalam seminar ini juga untuk dapat menelusuri jejak sejarah masing-masing, antara Budaya Lampung dengan Banten,” ujar Prof Aom. Adapun rangkaian acaranya yaitu Pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, kemudian sambutan oleh Rektor Universitas Lampung bapak Prof Dr. Karomani M.Si. Penyampaian materi oleh Wakil Rektor 1 Universitas Islam Negeri (UIN) Banten Prof. Tubagus Mufti Ali dan Drs. Iskandarsyah M.Pd, foto bersama dan penutup. (ian)

Read more
10/10/ 2021
FKIP Unila Gelar ICOPE 2021, Ketuplak Harap Dapat Majukan Pendidikan di Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar International Conference on Progressive Education (ICOPE) tahun 2021 dengan tema “Harmonizing Compotencies in Education Transformation Society 5.0” di Hotel Radison Lampung Kedaton, Sabtu & Minggu, 9-10 Oktober 2021.   Ketua Pelaksana ICOPE 2021 Listumbinang Halengkara, M.Si sebut bahwa acara ini merupakan acara tahunan, diselenggarakan oleh FKIP UNILA sejak 2019.     “Ini merupakan gelaran yang ke-3 yang pertama telah digelar tahun 2019,” kata Listumbinang, Sabtu (09/10/2021), Siang.     Dalam acara ICOPE 2021, lanjut kata Ketuplak, terdapat empat narasumber dari berbagai negara yakni ; Prof. V.P Matheswaran (University of Madras, India), Prof. Chun Yeng Chang (National Taiwan Normal University, Taiwan), Dr. Poh Soon Koh (Nanyang Technological University, Singapore) dan Prof. Dr. Undang Rosidin., M. Pd (University of Lampung, Indonesia)   “Untuk peserta secara total yang masuk 259 Abstrak, sedangkan yang sudah mengirimkan full paper adalah 156 paper,” ujar ia.   Listumbinang berharap dengan adanya ICOPE 2021 ini, dapat berikan memajukan pendidikan untuk Provinsi Lampung. Selain itu, dengan adanya ICOPE 2021 dapat berikan pembangunan SDM untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.   “Melalui ICOPE 2021 ini, harapan kami dapat berikan sumbangan, yang memajukan pendidikan di Provinsi Lampung, melalui berbagai gagasan ataupun ide-ide yang disampaikan para narasumber dan juga…

Read more
28/09/ 2021
Menengok Fakta Sebenarnya di Kuala Dua Belas, Desa yang Viral Akibat Sterofoam

Desa Kuala dua belas mendadak viral lantaran video berdurasi dua menit yang memperlihatkan tiga anak sekolah di desa tersebut, tersebar di dunia maya. Desa yang berada di antara muara selat Bangka dan sungai ogan ini, merupakan bagian dari kecamatan tulung selapan, kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Video viral itu pun menuai berbagai komentar dari masyarakat, banyak yang mempertanyakan tentang kebenaran video tersebut. Merespons kejadian itu, tim Aksi Cepat Tanggap Sumsel mendatangi langsung lokasi desa yang jaraknya cukup jauh dari kota Palembang. Berangkat dari kota Palembang pukul 13.00 WIB, tim ACT Sumsel harus menempuh jarak selama 4,5 jam jalur darat, ditambah 3 jam jalur air dengan menggunakan speedboat. Tiba dilokasi, tim ACT pun disambut hangat oleh kepala desa dan warga setempat. Desa yang dihuni oleh sebanyak 350 Kepala Keluarga, dan jumlah penduduk mencapai 1.076 orang ini terbagi menjadi empat dusun dan terbelah menjadi dua diantara aliran sungai ogan. Saat tim mengonfirmasi tentang kebenaran video yang sedang viral itu, Hartoni, selaku kepala desa Kuala Dua Belas mengatakan bahwa, anak-anak di desanya memang terbiasa menggunakan kotak sterofoam untuk bermain di sungai, bahkan terkadang saat orang tua mereka tidak sempat menjemput sekolah mereka menggunakannya sebagai perahu. “Anak-anak disini sering pakai sterofoam itu untuk bermain-main, itu kotak tempat nampung udang warga disini. Meski…

Read more