Mau Wisuda? Ini 7 Suka Duka Mahasiswa Semester Akhir

DIARY.CO.ID – Menjadi mahasiswa semester akhir, mungkin menjadi dambaan para mahasiswa baru. Hal ini terjadi bukan tanpa alasan, mahasiswa semester akhir yang juga seorang pejuang skripsi dipandang keren, senior, dan memiliki pengetahuan yang lebih banyak dibandingkan adik-adik tingkatnya. Belum lagi pergulatannya dengan skripsi yang otomatis menambah level keren karena akan segera wisuda dan masuk ke dunia kerja.
Namun, benarkah semuanya begitu? Benarkah hidup para semester akhir tampak selalu keren di mata adik tingkat? Simak pemaparannya berikut ini!
7 Suka Duka Bagi Mahasiswa Semester Akhir, Siap Wisuda Guys?
[the_ad id=”4827″]
1. Stress skripsi

Menjadi mahasiswa semester akhir, pasti akan disibukkan dengan skripsi. Karya tulis ilmiah yang menjadi syarat wisuda tersebut lahir dari berbagai cobaan, hambatan, rintangan dan air mata yang tidak sedikit.
Para mahasiswa semester akhir tidak jarang sampai stress demi bisa menyelesaikan syarat wisuda yang satu ini. Stress karena mendapatkan dosen yang sulit ditemui, perfeksionis atau bahkan informan yang sulit dimintai keterangan.
2. Cemas ditinggal wisuda rekan-rekan seangkatan
Hal yang wajar jika mahasiswa legend cemas ditinggal wisuda oleh rekan-rekan seangkatan. Ada perasaan insecure atau gelisah yang selalu membuncah dalam dada. Rekan-rekan yang dahulu berjuang bersama, masuk kuliah bersama, kini satu-persatu wisuda dan pergi menlanjutkan hidupnya masing-masing. Di saat yang bersamaan, timbul tanda dalam hati, kapan bisa menyusul mereka wisuda? Apakah akan tertinggal jauh dari mereka? Atau, apakah akan menjadi wisudawan terakhiran di angakatan? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini selalu menghantui benak para mahasiswa semester akhir setiap harinya.
3. Selangkah menuju wisuda
Disamping hal-hal mencemaskan di atas, tidak dapat dipungkiri jika mahasiswa semester akhir selangkah lagi akan memakai toga dan di wisuda. Berbeda dengan para adik tingkatnya yang masih harus mengeyam materi demi materi, mahasiswa semester tua sudah mengkhatamkan itu semua dan dipercaya untuk mengemban tugas yang lebih berat, yakni skripsi.
4. Selangkah lebih dekat dengan dunia kerja
Lazim saat ini jika mahasiswa semester akhir yang menjelang atau sudah wisuda, gencar mencari pekerjaan. Hal ini dilakukan dengan harapan terhindar dari menganggur dan berleha-leha di dalam rumah. Dibanding adik-adik tingkatnya, mereka dapat dikatakan selangkah lebih di depan karena semakin dekat dengan dunia kerja dan bahkan sudah mulai memasukinya.
Tapi, hal ini juga yang menjadi polemik bagi sebagian mahasiswa semester tua. Banyak dari mereka yang tidak tahu setelah lulus akan bekerja di mana, harus melakukan apa, bagaimana hidup kedepannya dan berbagai problematika kehidupan lainnya. Sama seperti skripsi, pada akhirnya aspek yang satu ini juga membuat mereka lebih stress.
5. Memiliki pengetahuan dan pengalaman yang lebih baik dari adik tingkat
Pernah menjadi ketua umum di organisasi A, ketua pelaksana acara himpunan, dan telah melewati rangkaian materi kuliah dari awal hingga akhir, membuat pengetahuan dan pengalaman para mahasiswa legend yang telah sampai kesemester akhir tergolong mumpuni. Jam terbang tinggi dan pengalaman yang dienyam lebih dulu memberikan mereka peluang untuk lebih tahu dan lebih paham tentang suatu materi kuliah serta seluk-beluk organisasi.
6. Mencari gandengan untuk wisuda
[the_ad id=”4719″]

Mungkin memang tidak semua mahasiswa tingkat akhir sibuk mengurusi hal yang satu ini. Tapi tidak jarang juga yang memikirkannya secara serius. Momen wisuda dianggap sakral untuk mengenalkan calon pasangan kepada orangtua dan menjadi pendamping di acara bahagia tersebut. Banyak dari mereka yang mencarinya lewat bantuan teman-teman seangkatan, mencari channel dan lain sebagainya.
7. Mencari uang untuk wisuda
Gandengan sudah dapat, skripsi sudah selasai, maka saatnya mencari uang untuk bisa wisuda. Modal wisuda memang tidak dapat dipandang sebelah mata, karena akan menghabiskan banyak biaya. Mulai dari uang yudisium, make up, baju, toga, foto keluarga, karangan bunga dan berbagai perintilan kecil lainnya.
