Rp125 Miliar Narkoba Disita, 429 Ribu Jiwa Diselamatkan: Polda Lampung Tegas Bersihkan Wilayah dari Perang Narkoba

Bagikan Berita ini

 

op

BANDAR LAMPUNG – Satu bulan, 5 kasus, 10 tersangka, dan barang bukti senilai Rp125 miliar. Itulah catatan gemilang Polda Lampung bersama Polres Lampung Selatan dalam memberantas peredaran gelap narkoba sepanjang Oktober 2026. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, ini adalah bukti nyata bahwa ratusan ribu warga Lampung kini terhindar dari jeratan narkoba yang mematikan.

Bukan Sekadar Barang Bukti: 429.683 Nyawa Diselamatkan

Dalam konferensi pers yang digelar di Lobi Gedung Siger Lounge Polda Lampung, Rabu (04/11/2026).sore, terungkap bahwa kepolisian berhasil mengamankan: Sabu: 61,9 kilogram,  Ganja: 33,1 kilogram, Ekstasi: 19.696 butir Erimin-5: 2.143 butir.

Nilai ekonomisnya mencapai Rp125.123.200.000. Namun yang paling berharga bukanlah angka rupiahnya, melainkan dampak sosialnya: 429.683 orang terhindar dari risiko kecanduan, kerusakan fisik, hingga hancurnya masa depan akibat penyalahgunaan narkoba. Inilah makna sesungguhnya dari keberhasilan ini melindungi manusia, keluarga, dan generasi Lampung.

Tiga Jalur Perang Terhadap Narkoba

Polda Lampung menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan kebetulan, melainkan hasil strategi tiga jalur yang berjalan beriringan: Pencegahan: Edukasi masif agar masyarakat menolak narkoba sejak dini; Pengawasan: Pemetaan jaringan sindikat dan patroli yang semakin diperketat dan Penindakan: Tindakan tegas, cepat, dan tanpa pandang bulu terhadap pengedar.

“Kami pastikan tidak ada ruang bagi peredaran gelap narkoba di Lampung. Siapa pun pelakunya, kami akan kejar hingga tuntas,” tegas pernyataan resmi Polda Lampung.

Sepuluh tersangka telah ditetapkan pasal-pasalnya dengan dasar hukum yang kuat, dan proses hukum terus berjalan. Kepolisian tidak bisa bekerja sendirian. Masyarakat diajak menjadi garda terdepan. Jika Anda melihat hal yang mencurigakan, jangan diam  lapor segera:

“Bersama-sama, kita jaga Lampung tetap aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” pungkasnya. (Red)

 

 

 

Semoga versi ini lebih tajam dan menyentuh, Kak! 😊

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *