368 Ahli Berkumpul di Lampung: Ketua Peraboi Lampung Tekankan Layanan Kanker Harus Merata  

Bagikan Berita ini

BANDAR LAMPUNG — Di balik kemegahan Pekan Ilmiah Tahunan Peraboi yang digelar di Lampung, tersemat satu tujuan mulia yang menjadi inti pertemuan ini: memastikan setiap warga Indonesia, di mana pun tinggalnya, berhak mendapatkan penanganan kanker yang layak, tepat, dan menyeluruh.

Ketua Peraboi Lampung, dr. Bintang Abadi Siregar, Sp.B(K)Onk, menegaskan hal ini di hadapan ratusan peserta yang hadir. Menurutnya, selama ini masih banyak pasien di daerah terpencil yang harus menempuh perjalanan jauh, menanggung biaya transportasi yang tinggi, hingga menunda pengobatan karena keterbatasan akses menuju pusat pelayanan seperti Bandar Lampung

“Kita tidak bisa membiarkan pasien kanker berjuang sendirian melawan penyakit sekaligus melawan jarak dan biaya. Melalui pertemuan ini, kami mengajak seluruh elemen bangsa  organisasi profesi, pemerintah daerah, dan Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan untuk bersatu menjembatani kesenjangan ini,” tegas dr. Bintang selaku Ketua Peraboi Lampung, pada awak media, di Novotel, Jumat (02/10/2026)

Pertemuan yang mempertemukan 368 peserta dari seluruh Indonesia ini menjadi wadah tukar pikiran, kesepakatan, dan rencana tindak lanjut agar ilmu pengetahuan dan tenaga ahli dapat tersebar lebih luas. Bukan hanya berkumpul di satu tempat, melainkan menyusun strategi agar pelayanan dapat didekatkan ke masyarakat — sehingga warga tidak perlu lagi pergi jauh untuk mendapatkan pertolongan yang seharusnya bisa didapatkan di dekat rumah.

Ketua Peraboi Lampung menambahkan, pemerataan akses ini bukan sekadar soal ketersediaan tenaga medis, melainkan juga kesiapan fasilitas penunjang, sistem rujukan yang efisien, serta dukungan pembiayaan yang adil. Semua hal ini dibahas secara mendalam dalam agenda ilmiah yang berlangsung. (*)

 

 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *