
DIARY – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengapresiasi langkah PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik melalui kegiatan Bhakti Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang dilaksanakan di Kabupaten Lampung Timur.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, bersama jajaran PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro, yang berlangsung di Halaman depan Kantor Bupati Lampung Timur, Selasa (15/9/2026).
Bhakti PDKB menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan keandalan jaringan listrik melalui pekerjaan pemeliharaan yang dilakukan dalam kondisi jaringan tetap bertegangan. Dengan metode tersebut, pemeliharaan dapat dilakukan tanpa harus memadamkan aliran listrik kepada pelanggan.
Bagi masyarakat, langkah ini penting karena aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, dunia usaha, hingga kegiatan ekonomi dapat tetap berjalan selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung.
Pimpinan PLN UP3 Metro, Anas Febrian, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini.
Ia menjelaskan, PLN UP3 Metro memiliki tanggung jawab dalam penyediaan dan pengelolaan tenaga listrik di wilayah Kabupaten Lampung Timur. Saat ini, sekitar 300 ribu pelanggan PLN berada di wilayah Lampung Timur, atau sekitar 42 persen dari total sekitar 711 ribu pelanggan PLN UP3 Metro.
Menurut Anas, peningkatan keandalan jaringan listrik menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik.
“Listrik merupakan bagian penting dari pertumbuhan daerah. Saat ini hampir seluruh aspek kehidupan tidak dapat dilepaskan dari listrik sebagai sumber energi,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsumsi listrik PLN UP3 Metro pada semester I 2026 mengalami pertumbuhan sekitar 3,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Peningkatan tersebut tidak hanya dipengaruhi pertambahan pelanggan, tetapi juga semakin optimalnya pemanfaatan listrik oleh pelanggan seiring meningkatnya keandalan jaringan.
Untuk menjaga kondisi tersebut, PLN melaksanakan kegiatan Bhakti PDKB di Lampung Timur selama 14–18 September 2026. Kegiatan ini melibatkan tiga tim utama yang berasal dari Unit Metro, Tanjung Karang, dan Kotabumi.
“Sekitar 70 titik menjadi target operasi yang akan dikerjakan oleh teman-teman PDKB di Kabupaten Lampung Timur,” jelasnya.
Anas menerangkan, pekerjaan PDKB memiliki perbedaan dengan pemeliharaan jaringan pada umumnya. Jika pemeliharaan konvensional membutuhkan kondisi jaringan padam, tim PDKB dapat melakukan pekerjaan ketika jaringan masih bertegangan.
Dengan demikian, masyarakat tetap dapat menggunakan listrik dan menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terganggu oleh proses pemeliharaan jaringan.
“Kami berharap kegiatan Bhakti PDKB ini semakin memberikan dampak dengan menurunkan angka gangguan serta meningkatkan kinerja keandalan listrik, khususnya untuk mendukung pertumbuhan Kabupaten Lampung Timur,” katanya.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN atas pelaksanaan Bhakti PDKB di Lampung Timur.
Menurutnya, PLN merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN perlu terus diperkuat agar kebutuhan masyarakat terhadap layanan kelistrikan dapat terpenuhi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN. Meskipun PLN merupakan BUMN dan bagian dari instansi vertikal, pemerintah daerah harus terus berkolaborasi dan bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ela.
Ia menilai, pelaksanaan PDKB memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena proses pemeliharaan dan perbaikan jaringan dapat dilakukan tanpa harus memadamkan listrik.
“Biasanya kalau ada pemeliharaan atau perbaikan, posisinya off atau mati. Kali ini pemeliharaan dan perbaikan dapat dilakukan dalam keadaan bertegangan. Ini tentu menjadi perhatian serius,” katanya.
Bupati juga mengingatkan seluruh personel PDKB agar mengutamakan keselamatan kerja. Menurutnya, pekerjaan dalam kondisi jaringan bertegangan memiliki risiko tinggi sehingga kedisiplinan terhadap prosedur keselamatan menjadi hal yang tidak dapat ditawar.
“Saya menghimbau agar seluruh petugas waspada dan berhati-hati. Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja harus menjadi prioritas, termasuk penggunaan APD sesuai standar dan SOP,” tegasnya.
Ela juga berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan PLN UP3 Metro terus ditingkatkan, terutama dalam menyelesaikan berbagai persoalan kelistrikan yang masih dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah.
“Komunikasi harus tetap terjaga. Sinergi ini harus saling memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan listrik di Lampung Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketersediaan listrik yang andal memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Listrik tidak hanya dibutuhkan untuk penerangan rumah, tetapi juga mendukung sektor usaha, pelayanan publik, pendidikan, pertanian, hingga berbagai aktivitas produktif masyarakat.
Karena itu, Bupati berharap kegiatan Bhakti PDKB dapat berjalan lancar dan seluruh target pemeliharaan di Lampung Timur dapat diselesaikan dengan mengutamakan keselamatan petugas serta keberlanjutan pelayanan kepada pelanggan.
“Semoga kegiatan ini sukses, lancar, dan tuntas. Semangat melayani masyarakat harus senantiasa menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup PKPP Kabupaten Lampung Timur, Pimpinan PLN UP3 Metro beserta jajaran, serta para pimpinan dan personel PDKB PLN se-Provinsi Lampung. (Rizki)