Halal Bihalal NU, Bupati Ela: Perkuat Silaturahmi dan Peran Perempuan dalam Membangun Umat

DIARY – Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lampung Timur menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama dan Fatayat Nahdlatul Ulama Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Sekretariat PCNU Lampung Timur, Jalan Lintas Pantai Timur, Mataram Marga, Selasa (28/4/2026), dan dihadiri ratusan warga serta kader NU.

Acara ini juga menghadirkan penceramah muda asal Magelang, Jawa Tengah, Yusuf Chudlori yang dikenal luas dengan sapaan Gus Yusuf.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat hubungan antar warga sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Ela dalam sambutannya.

Menurutnya, Halal Bihalal tidak sekadar menjadi tradisi pasca Idulfitri, tetapi memiliki makna sosial dan spiritual yang mendalam bagi kehidupan masyarakat.

“Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah islamiyah, dan saling memaafkan di antara kita semua,” katanya.

Momentum Halal Bihalal tahun ini, lanjut Ela, terasa semakin istimewa karena dirangkaikan dengan peringatan Harlah Muslimat NU dan Fatayat NU yang selama ini berkontribusi besar dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat.

Ia menilai kedua organisasi perempuan di bawah naungan NU tersebut telah banyak berperan dalam pemberdayaan perempuan, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan keumatan.

“Muslimat dan Fatayat NU telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan keumatan,” tuturnya.

Bupati juga berharap Muslimat dan Fatayat NU terus menjadi pelopor dalam penguatan keluarga serta pembinaan generasi muda di Lampung Timur.

“Saya berharap Muslimat dan Fatayat NU terus menjadi garda terdepan dalam membina keluarga yang sakinah, meningkatkan kualitas generasi muda, serta menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, damai, dan rahmatan lilalamin di Kabupaten Lampung Timur,” ujarnya.