
DIARY – Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Timur Huzaimah Azwar Hadi mendampingi Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari dalam kegiatan Pencanangan dan Pembinaan Desa TAPIS TP-PKK Provinsi Lampung Tahun 2026, yang dipusatkan di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (15/9).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui gerakan PKK sekaligus mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri dan sejahtera sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lampung maju menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari bersama jajaran dan seluruh unsur terkait melakukan peninjauan secara langsung terhadap berbagai program dan potensi yang telah dikembangkan di Desa Nibung.
Peninjauan meliputi sekretariat TP-PKK Desa Nibung, kantin sehat, bank sampah, pelayanan cek kesehatan gratis, kegiatan Posyandu, donor darah, pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, hingga pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.
Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi dilaksanakan secara terpadu, mulai dari kesehatan, pendidikan keluarga, lingkungan, ketahanan pangan, pelayanan publik hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Timur Huzaimah Azwar Hadi dalam laporannya menyampaikan bahwa pencanangan Desa TAPIS merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun di kabupaten yang menjadi lokasi pembinaan.
“Tahun ini Kabupaten Lampung Timur mendapatkan kesempatan menjadi lokasi pencanangan Desa TAPIS, dan Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, menjadi desa yang ditetapkan sebagai lokasi kegiatan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan semangat gotong royong dan keterlibatan seluruh pihak. Desa TAPIS diharapkan tidak hanya menjadi sebuah pencanangan, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Mari dengan semangat gotong royong kita bersama-sama membangun Desa Nibung menjadi desa yang maju dan sejahtera. Mari kita wujudkan bersama untuk Lampung yang semakin maju,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Desa Nibung sebagai lokasi pencanangan dan pembinaan Desa TAPIS TP-PKK Provinsi Lampung Tahun 2026.
Menurutnya, program Desa TAPIS merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga yang menjadi salah satu fondasi utama pembangunan daerah.
“Melalui sinergi antara pemerintah, TP-PKK, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat, kita berharap dapat mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri dan sejahtera serta mampu berkontribusi dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Azwar Hadi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Timur akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Desa TAPIS.
Ia berharap Desa Nibung dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK, meningkatkan kualitas hidup keluarga, memberdayakan perempuan, menekan angka stunting, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
“Desa Nibung diharapkan mampu menjadi contoh dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari menyampaikan bahwa pembinaan Desa TAPIS di Desa Nibung merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung bersama TP-PKK dalam memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ia menjelaskan, pembinaan dilakukan melalui berbagai kelompok kerja dan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk penguatan ekonomi keluarga, kesehatan, pemenuhan gizi, lingkungan dan perlindungan anak.
“Kita ingin masyarakat semakin terampil dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Karena itu, pembinaan dan pembekalan harus terus dilakukan agar masyarakat memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi yang ada,” jelasnya.
Purnama Wulan Sari juga menekankan pentingnya perhatian terhadap pencegahan stunting dan pemenuhan gizi bagi balita serta ibu hamil. Menurutnya, upaya tersebut harus dilakukan secara bersama-sama dan sedini mungkin melalui gerakan jemput bola.
“Kita jangan sampai ada anak yang terdampak stunting. Mari kita jemput bola. Kolaborasi dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera,” tegasnya.
Selain aspek kesehatan, pembinaan Desa TAPIS juga diarahkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Sejumlah dukungan awal diberikan, di antaranya berupa mesin jahit dan oven, yang diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif dan menambah pendapatan keluarga.
Pemberdayaan ekonomi tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas gizi keluarga, khususnya bagi balita dan ibu hamil, sehingga kesejahteraan keluarga dapat dibangun secara menyeluruh.
Program Desa TAPIS juga mendorong masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan, memperkuat peran Posyandu, meningkatkan perhatian terhadap anak usia dini, serta membangun kesadaran bahwa kesejahteraan keluarga merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan pencanangan dan pembinaan ini, Desa Nibung diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan gotong royong, kolaborasi, kemandirian dan kepedulian, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan oleh masyarakat.
Melalui sinergi Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, TP-PKK, pemerintah desa dan seluruh masyarakat, Desa TAPIS diharapkan menjadi gerakan nyata untuk memperkuat keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun desa yang sehat, mandiri dan sejahtera menuju Lampung maju dan Indonesia Emas 2045. (Rizki)