Target Ekonomi 8% dan Kemiskinan 5% Jadi Fokus, DPRD Lampung Hadiri Kick Off RKPD 2027

BANDAR LAMPUNG  – Perencanaan pembangunan Provinsi Lampung tahun 2027 memasuki tahap penting dengan digelarnya Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Lampung pada Kamis (15/1/2026) di Balai Keratun Lantai 3, Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung. Kehadiran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung dalam acara ini menjadi bukti komitmen bersama untuk menyusun rencana pembangunan yang terukur, aspiratif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Provinsi Lampung – antara lain Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela, M.M., Sekretaris Daerah Marindo Kurniawan, serta Ketua DPRD Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A – juga diikuti anggota DPRD Abdul Aziz, S.E., Sekretaris DPRD Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M, dan jajaran pejabat eselon II dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota se-Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Ahmad Giri Akbar menegaskan dukungan penuh Dewan terhadap upaya Pemprov Lampung untuk mencapai target ambisius: pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dan penurunan angka kemiskinan hingga 5 persen, yang sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.

“RKPD 2027 menjadi landasan penting untuk menggerakkan roda pembangunan daerah. Kehadiran DPRD di sini bukan hanya untuk menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat Lampung,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi yang erat antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan target yang telah ditetapkan. “Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran dapat memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rancangan RKPD 2027 yang komprehensif, fokus pada sektor-sektor prioritas, dan mampu mengakselerasi perkembangan Provinsi Lampung menuju masa depan yang lebih baik.