Puspinda Training Centre Gelar Bimtek Peningkatan Aparatur Desa Kabupaten Mesuji

Bandarlampung — Pusat Informasi Pengembangan Pemerintahan Daerah (Puspinda) Training Centre menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa, dengan tema memahami perencanaan pembangunan desa dan pengelolaan keuangan desa serta penanggulangan bencana daerah, yang diikuti oleh 99 desa dari total 105 desa di Kabupaten Mesuji. Acara yang dibuka oleh Kepala BPBD Kabupaten Mesuji, Sunardi Nyerupa tersebut digelar di Ballroom Hotel Horison, Sabtu (20/03/2021).
Sunardi Nyerupa mengungkapkan bahwa mengungkapkan bahwa Bimtek ini merupakan salah satu upaya untuk Meningkatkan Kemajuan Kabupaten Mesuji.
“Tadi saya sempat komunikasi dengan Pak Roni, salah satu narasumber dari balai kementerian dalam negeri, bahwa Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa wajib dan jelas di sarankan, dan saya berharap (bagi para peserta Bimtek) betul betul Ilmu yang diserap bisa dimanfaatkan untuk kemajuan kabupaten Mesuji,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ketua Puspinda Training Centre, Ashari Amir Basri menjelaskan bahwa tujuan digelarnya Bimtek ini adalah dalam rangka membekali dan meningkatkan kemampuan Pemerintah Desa dan Perangkat Desa, dibidang penyusunan rencana kerja anggaran desa sesuai UU No.6 Tahun 2014, sebagaimana telah dituangkan dalam PP No.11 Tahun 2019 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang No.6 Tahun 2014 tentang desa serta peraturan Menteri desa No.13 Tahun 2020 tentang penetapan prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2021.
“Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari (19-21 Maret) bertujuan untuk memberi pemahaman tentang pembangunan desa, pengelolaan keuangan desa sekaligus memahami penanganan bencana daerah,” jelasnya.
Ia berharap agar semua peserta yang mengikuti Bimtek dapat memahami tentang regulasi – regulasi agar tidak ada penyalahgunaan penggunaan dana desa.
“Kita sebagai perpanjangan tangan dari kementerian untuk memfasilitasi ke desa – desa untuk mensosialisasi berbagai kebijakan menyangkut tentang peraturan perundang undangan yang terkait dengan desa, membangun SDM, untuk memberikan pemahaman lah,” tandasnya. (Sus)
