
BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen dukungannya kepada Pagar Nusa sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Kepala Bapenda Saiful mewakili Pemprov dalam acara pelantikan Pengurus PW Pagar Nusa Lampung masa bakti 2026–2031 di Balai Keratun, Sabtu (12/09/2026).
“Pembangunan tidak hanya diukur dari seberapa banyak jalan dan gedung yang berdiri. Pembangunan mental, spiritual, dan karakter generasi muda sama pentingnya. Di sinilah peran Pagar Nusa sangat dibutuhkan,” ujar Saiful. Pemprov membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, termasuk Pagar Nusa, untuk bersama-sama membangun Lampung yang maju dan berkarakter.
Pencak silat, menurut Saiful, bukan sekadar seni bela diri atau olahraga. Ia adalah sarana pembentukan kepribadian yang menjunjung tinggi kejujuran, persatuan, dan kebersamaan — nilai-nilai yang diwariskan para ulama dan pendahulu. Pagar Nusa diharapkan menjadikan pencak silat sebagai alat pemersatu, bukan pemecah belah.
Menyambut baik dukungan tersebut, Ketua PW Pagar Nusa Lampung, Ahmad Bashar, menegaskan kesiapan organisasinya. “Kami siap mendukung seluruh program Pemprov Lampung. Kami juga menjaga kepercayaan yang diberikan Polda Lampung untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dan yang utama, kami senantiasa mengabdi kepada para ulama dan kiai,” tegasnya.
Dengan sekitar 40 ribu anggota yang tersebar di 15 kabupaten/kota, Bashar berharap dukungan pemerintah terus berjalan nyata. “Kami ingin dirangkul dan diayomi, agar perjalanan organisasi ini tidak tertatih-tatih. Dengan dukungan bersama, kami bisa bergerak lebih kuat dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Wakil Ketua PW NU Lampung, Safari Daud, mengajak Pagar Nusa memperluas kehadirannya ke lingkungan pesantren dan masyarakat. “Jangan hanya ada di atas kertas. Hadirlah di tengah warga, bersinergi dengan Banser, dan jadilah kekuatan sosial-keagamaan yang dirasakan manfaatnya setiap hari,” ajaknya.
Wakil Ketua Umum Pagar Nusa Pusat, Edy Junaedi, mengingatkan agar menjaga persatuan antarperguruan, memperkuat jaringan organisasi, dan senantiasa berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah. “Komunikasi yang baik akan memudahkan segala urusan, termasuk hal-hal yang menyangkut dukungan anggaran dan fasilitas untuk kemaslahatan bersama,” ujarnya.
Pelantikan ini menjadi titik awal perjalanan baru Pagar Nusa Lampung dengan semangat “Memperkokoh Khidmah, Meneguhkan Integritas, Menuju Pagar Nusa Berkemajuan”, siap menjadi mitra setia pemerintah dalam membangun masyarakat yang berakhlak, bersatu, dan sejahtera. (*)