Dari Ide Cemerlang Jadi Gerakan Nasional – Ketum PPLIPI: Perempuan Lampung Telah Buktikan Daya Juangnya!

Bandar Lampung, 26 Januari 2026 – Suasana haru dan penuh kebanggaan memenuhi ruang Mahan Agung saat Indah Surya Darma Ali, Ketua Umum Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Nasional, naik ke panggung untuk menyampaikan pidato dalam acara pelantikan DPW dan 8 DPC PPLIPI Lampung. Dengan suara yang penuh emosi namun kuat, ia mengungkapkan perjalanan panjang organisasi yang ia dirikan dan memberikan apresiasi tinggi atas prestasi perempuan Lampung yang telah membuktikan diri sebagai bagian penting dari gerakan pemberdayaan perempuan nasional.
“Tahun 2016, Kita Cuma Beberapa Orang yang Mau Berani Bermimpi”
Indah membuka pidatonya dengan mengingatkan awal mula berdirinya PPLIPI yang tak pernah terlupakan. “Tahun 2016, saya bersama beberapa teman hanya sekelompok perempuan yang melihat kondisi ketertinggalan yang masih dialami oleh banyak saudari kita di berbagai daerah,” cerita beliau sambil melihat ke arah pengurus dan hadirin yang merenung mendengar setiap kata.
“Saat itu, banyak orang bilang kita terlalu berani bermimpi – bagaimana mungkin sebuah organisasi perempuan lintas profesi bisa berkembang luas? Tapi kita tidak menyerah. Kita percaya, perempuan punya potensi luar biasa yang hanya perlu tempat untuk tumbuh dan berkembang,” lanjutnya dengan semangat yang menular.
Dari hanya sebuah ide dan beberapa orang pendiri, PPLIPI kini telah berkembang menjadi organisasi yang menjangkau 13 provinsi di seluruh Indonesia, dengan hampir seluruh kabupaten dan kota memiliki struktur pengurus sendiri. “Ini bukan prestasi saya pribadi, tapi prestasi seluruh perempuan Indonesia yang percaya bahwa kita bisa lebih baik,” ucapnya yang langsung mendapat tepuk tangan meriah yang menggema di seluruh ruangan.
“Perempuan Lampung Telah Buktikan, Kita Bisa Bangun dari Nol!”
Bagian terpenting dalam pidatonya adalah apresiasi yang dialamatkan khusus untuk pengurus dan anggota PPLIPI Lampung. Menurut Indah, perjalanan membangun 8 DPC dari 15 kabupaten/kota di Lampung dalam waktu lima tahun terakhir adalah bukti nyata bahwa perempuan di daerah ini memiliki daya juang yang luar biasa.
“Saya tahu betapa sulitnya membangun organisasi dari awal – harus meraih kepercayaan masyarakat, mengumpulkan sumber daya, dan menyatukan perempuan dari berbagai latar belakang. Tapi ibu-ibu dan saudari-saudari di Lampung telah membuktikan, kita bisa bangun dari nol dan mencapai hasil yang membanggakan,” katanya sambil menunjuk ke arah barisan pengurus DPC yang baru dilantik.
Ia juga mengungkapkan harapannya agar ke depan, PPLIPI Lampung bisa melengkapi struktur organisasi di 7 kabupaten/kota yang belum memiliki DPC. “Kita tidak akan berhenti sampai di sini. Semakin banyak perempuan yang tergabung, semakin besar dampak perubahan yang bisa kita hasilkan,” tegasnya.
“Dengan Hormat, Kami Minta Dilibatkan di Setiap Kegiatan Perempuan yang Digelar Pemerintah Daerah”
Pada bagian penting pidatonya, Indah secara langsung mengajukan permohonan kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan seluruh jajaran pemerintah daerah yang hadir. “Bapak Gubernur yang saya hormati, dan seluruh pejabat pemerintah daerah yang terhormat – dengan segala rasa hormat, kami dari PPLIPI mengajukan permohonan untuk selalu dilibatkan dalam setiap kegiatan, program, dan kebijakan yang berkaitan dengan perempuan di Provinsi Lampung,” ujarnya dengan nada yang tegas namun penuh rasa hormat.
“Kami memiliki anggota dari berbagai profesi yang siap memberikan kontribusi terbaik – mulai dari ahli ekonomi, pendidikan, kesehatan, hukum, hingga sosial budaya. Dengan melibatkan PPLIPI, kami yakin setiap program yang dilaksanakan akan lebih tepat sasaran dan mampu menjangkau lebih banyak perempuan di seluruh pelosok Lampung,” lanjutnya.
Indah juga menyampaikan bahwa PPLIPI siap menjadi mitra yang handal bagi pemerintah daerah, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. “Kita tidak hanya ingin menjadi peserta, tapi juga mitra yang aktif dalam merancang solusi untuk permasalahan yang dihadapi perempuan di Lampung. Baik itu program pemberdayaan ekonomi, penanggulangan kekerasan terhadap perempuan, peningkatan akses pendidikan, maupun pembangunan kapasitas perempuan di bidang politik – kami siap turut serta dan memberikan kontribusi nyata,” jelasnya.
“Kami Siap Bersinergi dan Berbagi Data untuk Mendukung Program Pemerintah” – Ellya Saleh
Menanggapi permohonan yang diajukan Ketum PPLIPI Nasional, Ketua DPW PPLIPI Lampung Ellya Saleh juga menyampaikan pernyataan pendukung yang kuat. “Sebagai pengurus daerah yang akan langsung menangani program di lapangan, kami siap sepenuhnya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam setiap langkahnya,” ucap Ellya yang naik ke panggung setelah pidato Indah.
“Kita telah memiliki data dan informasi tentang kondisi perempuan di berbagai kabupaten dan kota di Lampung – mulai dari potensi ekonomi yang bisa dikembangkan hingga tantangan yang dihadapi di setiap daerah. Semua data ini kami siap bagikan untuk mendukung perencanaan program pemerintah agar lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Ellya juga menjelaskan bahwa PPLIPI Lampung telah memiliki jaringan yang kuat di masyarakat, sehingga bisa menjadi saluran efektif untuk menyebarkan informasi dan menggerakkan partisipasi perempuan dalam setiap program yang digelar. “Kami siap menjadi mitra yang tidak hanya bekerja dari kantor, tapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh perempuan yang membutuhkan,” tegasnya dengan penuh komitmen.
“Program Kami Tidak Hanya Sekadar Kata-Kata, Tapi Harus Dirasakan Masyarakat”
Indah menjelaskan secara rinci program kerja utama PPLIPI yang akan digalakkan bersama dengan pengurus di Lampung. Menurutnya, setiap program harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita akan fokus pada tiga hal utama: pertama, pemberdayaan ekonomi dengan memberikan modal usaha dan pelatihan bagi perempuan yang ingin memulai atau mengembangkan usaha. Kedua, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan dengan menggerakkan program beasiswa dan edukasi kesehatan ke daerah-daerah terpencil. Ketiga, pembinaan generasi muda dengan memberikan pelatihan parenting dan literasi hak asasi manusia,” jelasnya.
Tak ketinggalan, ia juga mengumumkan program penghargaan tahunan bagi perempuan berprestasi di berbagai bidang. “Kita ingin memberikan apresiasi bagi saudari-saudari yang telah sukses, sehingga mereka bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Karena ketika perempuan melihat contoh nyata kesuksesan dari teman sebaya, mereka akan merasa lebih termotivasi untuk meraih impiannya,” ujarnya.
“Mari Buktikan, Perempuan Bisa Jadi Penggerak Perubahan Besar!”
Di akhir pidatonya, Indah mengajak seluruh hadirin untuk bergandengan tangan membangun masa depan yang lebih baik. Ia menyampaikan bahwa Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai tanpa kontribusi besar dari perempuan.
“Kita tidak perlu menunggu orang lain untuk memberikan kesempatan. Kita harus mengambil kesempatan dengan tangan sendiri dan membuktikan bahwa perempuan bisa menjadi penggerak perubahan besar,” pungkasnya dengan semangat yang membara.
Setelah pidatonya selesai, Gubernur Lampung memberikan tanggapan positif dan menyatakan siap untuk menjalin kerja sama erat dengan PPLIPI Lampung. Pidato yang penuh semangat ini ditutup dengan nyanyian bersama lagu perempuanaan, membawa suasana acara menjadi semakin meriah dan penuh harapan untuk masa depan perempuan Lampung dan Indonesia. (red)
