Ini Langkah BKKBN Lampung untuk Turunkan Stunting

Dok
Dok

Bandar.Lampung – Angka Stunting di Provinsi Lampung cukup tinggi, untuk itu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan langkah/strategikan untuk penurunan angka stunting yang ada di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan saat, Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) dengan tema “Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Melalui Optimalisasi Sumber Daya dan Konvergensi Lintas Sektor Menuju Lampung Berjaya”, di Swiss-Belhotel, Rabu (16/03/2022).

Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN Pusat, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M. Pd mengungkapkan bahwa angka stunting di Provinsi Lampung menurut badan survey masih terbilang tinggi dari yang telah ditetapkan.

“Menurut survey status gizi balita Indonesia tahun 2021, Lampung pada angka 18,5%, secara nasional 24,4% dari ambang batas yang ditetapkan WHO yaitu 20%,” ungkap Sukaryo.

Sukaryo menerangkan bahwa strategi penurunan angka sekitar 4% tersebut bisa dilakukan dengan tiga kelompok sasaran yang mampu mencegah balita stunting.

“Yang menjadi prioritas yaitu para calon pengantin remaja putra-putri yang akan menikah selama 3 bulan diberikan edukasi jangan sampai kekurangan gizi, mengawal kader yang sudah berkomitmen dan mengawasi keluarga yang memiliki balita umur 2 tahun,” terang dia

Dia memaparkan bahwa untuk mempercepat penurunan stunting telah dibentuk tim pendamping keluarga di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Polres Metro Gelar Rakor Lintas Sektoral, Jelang Natal dan Tahun Baru 2020

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*