Diary

Memuat

Kategori Pemprov Lampung

09/04/ 2026
Rotasi Jabatan di Pemprov Lampung, Perkuat Sektor Energi dan Sumber Daya Air

Bandar Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis (9/4/2026). Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung. Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/919/VI.04/2026 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai negeri sipil dalam dan dari jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam keputusan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menetapkan rotasi dua pejabat eselon II. Febrizal Levi Sukmana yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air. Sebaliknya, Budi Darmawan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air kini mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung. Dalam sambutan tertulis gubernur yang dibacakan Sekretaris Daerah, disampaikan bahwa peralihan jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi. Rotasi tersebut menjadi bagian dari strategi organisasi untuk meningkatkan kinerja dan penyegaran birokrasi. “Peralihan tugas ini merupakan bagian dari tour of duty dan tour of area untuk memperkaya pengalaman serta perspektif kepemimpinan,” ujar Sekda Marindo membacakan sambutan gubernur. Gubernur menegaskan, jabatan tidak boleh dipandang sebagai zona nyaman. Setiap posisi merupakan amanah yang harus dijalankan sesuai kebutuhan organisasi dan kepentingan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya peran sektor energi, sumber daya mineral, dan…

Read more
09/04/ 2026
WFH ASN Lampung Resmi Berlaku, Pemprov Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menyampaikan kebijakan penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis (9/4/2026). Kebijakan tersebut mulai diberlakukan pada Jumat (10/4/2026) sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri. Sekda Marindo mengatakan, penerapan WFH bersifat wajib bagi pemerintah daerah sehingga Pemprov Lampung segera mengimplementasikannya. Namun, kebijakan ini tidak berlaku bagi pejabat eselon I dan II, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta unit kerja yang memberikan pelayanan publik langsung. “ASN melaksanakan WFH, terkecuali pejabat eselon I dan II, kepala OPD, serta unit yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan perizinan,” ujar Sekda. Ia menegaskan, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, sektor-sektor strategis seperti rumah sakit, pendidikan, dan pelayanan perizinan tetap beroperasi normal di kantor. Pengaturan teknis pelaksanaan WFH diserahkan kepada masing-masing kepala OPD. Mereka diminta segera menyusun pembagian jadwal kerja pegawai agar pelaksanaan tugas tetap berjalan efektif. Untuk memastikan disiplin dan kinerja ASN, Pemprov Lampung menerapkan sistem pengawasan berbasis teknologi. Setiap pagi, pegawai yang WFH wajib mengikuti rapat daring pukul 07.30 yang dipimpin kepala OPD. Selain itu, kehadiran pegawai akan dipantau melalui aplikasi SIKAP yang dilengkapi fitur geo-tagging. Sistem ini memungkinkan atasan langsung memantau lokasi dan aktivitas pegawai selama bekerja…

Read more
07/04/ 2026
Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi untuk Data Berkualitas

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dukungan ini ditegaskan sebagai langkah strategis dalam mewujudkan akurasi data pembangunan ekonomi di Bumi Ruwa Jurai. Hal tersebut disampaikan oleh Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima audiensi jajaran BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekda, Kompleks Perkantoran Gubernur Lampung, Selasa (7/4/26). “Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ini adalah agenda nasional yang sangat krusial bagi pemetaan kekuatan ekonomi kita,” ujar Sekdaprov. Sebagai bentuk keseriusan, Sekdaprov mengungkapkan bahwa Gubernur Lampung telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: 183 Tahun 2025. Melalui instruksi tersebut, Gubernur mengajak seluruh jajaran Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Kepala Perangkat Daerah, hingga Pimpinan Asosiasi dan Perusahaan untuk memberikan dukungan maksimal serta kooperatif dalam proses pendataan. Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan pendataan berskala besar yang bertujuan untuk memperoleh data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan utama bagi Pemerintah Daerah maupun Pusat dalam: – Penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran – Pemetaan potensi investasi daerah. – Evaluasi struktur ekonomi wilayah secara mendalam. “Data yang akurat adalah kunci. Tanpa data yang valid, kebijakan yang…

Read more
05/04/ 2026
Pemprov Lampung Dorong Nilai Tambah, Ribuan Ton Tapioka Diekspor ke Tiongkok

Bandar Lampung – Provinsi Lampung mempertegas posisinya sebagai pemimpin pasar tapioka nasional dengan memulai pengiriman ekspor perdana sebesar 3.330 ton ke Tiongkok, Selasa (05/05/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan hilirisasi komoditas singkong untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah dan kesejahteraan petani lokal. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan bahwa stabilitas ekosistem singkong kini menjadi prioritas utama pemerintah provinsi, mengingat Lampung menyumbang 70% dari total produksi tapioka nasional. Upaya ini didukung dengan penguatan regulasi melalui Peraturan Gubernur (Pergub) guna menyeimbangkan kepentingan industri dan perlindungan harga di tingkat petani. “Kita sedang mentransformasi ekosistem singkong dari sekadar komoditas mentah menjadi produk industri yang kompetitif di pasar global. Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan industri terus tumbuh sehingga mampu menyerap hasil panen petani dengan harga yang layak,” tegas Gubernur. Selain penguatan pasar, Pemerintah Provinsi Lampung tengah menginisiasi pembangunan National Cassava Center bekerja sama dengan Universitas Lampung. Pusat riset ini diproyeksikan untuk menghasilkan bibit unggul dengan kadar aci tinggi serta pengembangan alat mesin pertanian (alsintan) khusus singkong guna menekan biaya produksi dan meningkatkan daya saing terhadap kompetitor global seperti Thailand dan Vietnam. Plt. Deputi Bidang Karantina Tumbuhan, Drama Panca Putra, mencatat tren positif ekspor tapioka Lampung yang terus meningkat secara signifikan. Hingga April 2026, volume ekspor telah mencapai 10.000 ton,…

Read more
04/04/ 2026
Hardiknas 2026 Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Inklusif di Lampung

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia, melalui pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Korpri, Senin (4/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran ASN, DPRD, TNI, Polri, guru, serta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Lampung membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang menekankan bahwa peringatan Hardiknas Tahun 2026 menjadi momentum refleksi untuk meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional. Mendikdasmen menyampaikan bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses memanusiakan manusia, yang dilaksanakan dengan ketulusan, kasih sayang, serta berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, melalui konsep “Among” yang menekankan asah, asih, dan asuh. Lebih lanjut, pendidikan juga dipandang sebagai upaya strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, serta memperkuat peradaban. Dalam mendukung visi tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis, antara lain pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, serta percepatan digitalisasi pembelajaran. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan didukung sarana yang memadai, sehingga mampu meningkatkan motivasi dan…

Read more
02/04/ 2026
Jembatan Perintis Garuda Dorong Akses Ekonomi dan Pendidikan Warga Lampung Timur

Lampung Timur – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di Desa Kalipasir, Kecamatan Bungur, Kabupaten Lampung Timur, mulai menunjukkan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses konektivitas yang selama ini terbatas. Ground breaking pembangunan jembatan tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, jajaran TNI dan Forkopimda setempat, Rabu (1/4/2026). Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Selama ini, masyarakat Desa Kalipasir masih mengandalkan transportasi perahu sebagai akses utama antarwilayah. Kondisi tersebut kerap menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas harian warga. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi nyata yang memberikan kemudahan, keamanan, serta efisiensi waktu tempuh. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan menegaskan pentingnya keberadaan infrastruktur jembatan bagi masyarakat. “Jembatan ini menjadi infrastruktur yang sangat krusial. Jika jalan masih bisa dilalui meski dalam kondisi kurang baik, berbeda halnya jika jembatan tidak tersedia, maka konektivitas benar-benar terputus,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi petani dan pedagang dalam mendistribusikan hasil produksi. Selain itu, akses pendidikan bagi anak-anak juga akan lebih mudah dan aman. Wagub Jihan juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. “Ini adalah bentuk nyata sinergi antara…

Read more
01/04/ 2026
Gubernur Lampung Apresiasi Mahasabha XIV KMHDI: Mahasiswa Hindu Adalah Agen Perubahan Strategis

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi menyambut kehadiran ratusan delegasi mahasiswa Hindu dari seluruh penjuru tanah air dalam perhelatan Mahasabha XIV Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI). Dalam seremoni yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung pada Rabu (1/4/2026), Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Intizam, menyampaikan apresiasi mendalam atas terpilihnya Lampung sebagai tuan rumah agenda nasional ini. Kehadiran para intelektual muda Hindu di “Sang Bumi Ruwa Jurai” dinilai sebagai energi positif bagi dinamika kepemudaan dan pembangunan di Provinsi Lampung. Peran Strategis Pemuda dalam Pembangunan Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab besar sebagai agent of change (agen perubahan). Mahasiswa Hindu diharapkan tidak hanya fokus pada urusan internal organisasi, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menjawab tantangan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. “Mahasabha ini harus menjadi momentum bagi kader KMHDI untuk memperkuat komitmen kebangsaan. Kami berharap para mahasiswa terus bersinergi dengan pemerintah dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya di Provinsi Lampung,” tegas Intizam saat membacakan sambutan Gubernur. Menjaga Harmonisasi dan Toleransi Provinsi Lampung dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman. Gubernur menyoroti bahwa kerukunan antarumat beragama adalah fondasi utama stabilitas daerah. Mahasabha XIV…

Read more
01/04/ 2026
Kurangi Pengangguran, Strategi Terpadu Pemprov Lampung: Dari Pelatihan Kerja hingga Pengembangan Industri

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran melalui berbagai kebijakan strategis dan inovatif. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat mengikuti rapat penilaian apresiasi kinerja pemerintah daerah dimensi penurunan tingkat pengangguran oleh tim penilai pusat secara virtual dari ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses penilaian kinerja pemerintah daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri, sebagai tindak lanjut evaluasi terhadap dokumen kebijakan, capaian kinerja, dan inovasi daerah di bidang ketenagakerjaan. Dalam paparannya, Marindo menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi besar dari sisi bonus demografi, dengan jumlah penduduk mencapai 9,52 juta jiwa dan didominasi usia produktif sebesar 69,24 persen. Namun, potensi tersebut masih dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti kualitas sumber daya manusia yang belum optimal, tingkat kemiskinan yang masih di atas rata-rata nasional, serta struktur ekonomi yang masih bergantung pada sektor pertanian dengan produktivitas relatif rendah. Dari sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Lampung pada 2025 tercatat sebesar 4,21 persen. Meski mengalami sedikit peningkatan dibanding tahun sebelumnya, capaian ini masih lebih baik dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera. Namun demikian, persoalan mendasar masih terlihat pada dominasi tenaga kerja di sektor informal yang mencapai 64,72 persen serta tingginya pengangguran lulusan SMA dan SMK yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian…

Read more
04/03/ 2026
Penantian 30 Tahun Warga Rawa Pitu Berakhir, Infrastruktur Mulai Dibenahi

Tulang Bawang – Di tengah hamparan lumbung pangan Tulang Bawang, sebuah penantian panjang selama lebih dari 30 tahun akhirnya menemui titik terang. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turun langsung menembus debu jalanan untuk meninjau penanganan reaksi cepat ruas jalan Gedong Aji – Umbul Mesir, Kecamatan Rawa Pitu, Selasa (3/3/2026). Sebelumnya, Gubernur juga meninjau ruas Sp. Unit VIII – Gedong Aji di Kecamatan Banjar Baru. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan jawaban atas jeritan hati petani yang selama puluhan tahun bergelut dengan infrastruktur yang lumpuh. Rawa Pitu, sang raksasa penghasil padi, sawit, dan karet, kini diprioritaskan untuk merdeka dari belenggu jalan rusak yang selama ini mengancam harga komoditas rakyat. “Ini ruas sangat luar biasa. Rawa Pitu ini penghasil komoditas utama, terutama padi. Kita ingin segera diperbaiki jalannya tahun ini supaya harga komoditas tidak nyungsep dan masyarakat bisa makmur,” ujar Gubernur Mirza dengan nada optimis. “Ini sudah 30 tahun lebih mereka tinggal di sini, tidak pernah melihat jalan bagus. Setiap tahun hanya rusak dan rusak,” tambahnya. *Eksekusi Nyata: Beton untuk Kesejahteraan* Pemerintah Provinsi Lampung tidak main-main. Anggaran fantastis senilai lebih dari Rp130 miliar dikucurkan untuk memastikan jalan ini tidak lagi menjadi jebakan bagi kendaraan pengangkut hasil bumi. Skema percepatan pun dilakukan, tender yang semula dijadwalkan bulan Mei, ditarik maju…

Read more
04/03/ 2026
Pemprov Lampung Apresiasi Program Light Up The Dream PT. PLN (Persero) untuk Warga Pra Sejahtera

Bandar Lampung,— Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi komitmen PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung dalam menghadirkan terang dan harapan bagi masyarakat pra sejahtera melalui program Light Up The Dream yang digelar di Kelurahan Sawah Brebes, Bandar Lampung, Rabu (4/3/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dalam membantu masyarakat mendapatkan sambungan listrik gratis. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi PLN dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam memperluas akses kelistrikan di Provinsi Lampung. “Alhamdulillah, akses listrik di Provinsi Lampung terus menunjukkan kemajuan signifikan. Berdasarkan data terbaru, rasio elektrifikasi telah mencapai 99,85 persen. Artinya, hampir seluruh rumah tangga di Lampung telah menikmati layanan listrik PLN. Ini adalah capaian yang patut kita syukuri bersama,” ujar Jihan. Ia menambahkan, hingga saat ini lebih dari 2,6 juta pelanggan telah dilayani PLN di wilayah Lampung. Menurutnya, kehadiran listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung aktivitas ekonomi keluarga, pendidikan anak, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Program Light Up The Dream menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang menghadirkan keadilan energi dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci…

Read more