Perkuat Fondasi Keluarga, Marindo Kurniawan Resmikan Rakorda Bangga Kencana 2026

BANDAR LAMPUNG – Upaya strategis membenahi kualitas kependudukan dan keluarga di Provinsi Lampung kembali memasuki babak baru. Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026 resmi dimulai setelah dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di Ballroom Hotel Radisson, Selasa (28/04/2026).
Acara yang berlangsung selama dua hari, 28–29 April 2026 ini menjadi forum penting dalam rangkaian awal pelaksanaan RPJMN dan Renstra periode 2025–2029. Dalam sambutannya, Marindo menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk terus bersinergi dengan BKKBN.
“Pemerintah Provinsi menempatkan BKKBN sebagai mitra utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Kami mendukung penuh kelima inisiatif strategis nasional ini agar tercipta masyarakat Lampung yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” tegas Marindo.
Transformasi Program Menuju Hasil Maksimal
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, dalam arahannya menyampaikan bahwa Rakorda ini menjadi momen evaluasi dan penyusunan strategi yang lebih adaptif dan berbasis data.
“Kita telah mencatatkan kemajuan pada beberapa indikator utama. Namun, tantangan masih ada pada Angka Kelahiran Total (TFR), Unmet Need, dan Usia Kawin Pertama yang harus terus kita dorong peningkatannya,” ujar Soetriningsih.
Di tengah tantangan tersebut, Lampung justru mencatatkan keberhasilan luar biasa pada program-program unggulan yang menjadi bukti efektivitas kerja nyata:
– GENTING: Mencapai 141,6% dengan dukungan 584 mitra, membuktikan kepedulian lintas sektor sangat tinggi.
– TAMASYA: Berhasil bentuk 34 lokasi dengan standar pelayanan lengkap mencapai 400%, menjamin tumbuh kembang anak optimal.
– GATI: Mencatat capaian 123,68%, menunjukkan peran ayah dalam keluarga semakin kuat dan terlibat aktif.
– SIDAYA: Partisipasi lansia mencapai 128,29%, memastikan lansia tetap sehat, produktif, dan sejahtera.
“Data ini adalah bukti bahwa kolaborasi dan kerja keras kita membuahkan hasil. Mari kita jadikan Rakorda ini sebagai titik tolak untuk bekerja lebih cerdas, inovatif, dan terukur, demi mewujudkan keluarga berkualitas di seluruh pelosok Lampung,” pungkas Soetriningsih. (*)
