Babinsa Koramil 410-05/TKP Bantu Padamkan Kebakaran Hotel Anugrah Express, Diduga Akibat Kebocoran Gas Elpiji

Bandar Lampung – Aksi cepat dan kepedulian sosial terlihat nyata dari Babinsa Koramil 410-05/TKP saat membantu proses pemadaman kebakaran yang melanda Hotel Anugrah Express. Bangunan berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Palapa, Kecamatan TKP, terbakar pada Sabtu (28/2) pagi. Kebakaran hebat tersebut diduga dipicu oleh kebocoran selang gas elpiji di dapur hotel yang kemudian tersambar nyala api hingga menimbulkan ledakan.
Peristiwa nahas terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Menurut keterangan saksi di lokasi, Nurohman (30 tahun), juru masak hotel, dan Rendi (20 tahun), helper, menyaksikan kobaran api dengan cepat membakar seluruh area dapur. Kepanikan sempat melanda kalangan tamu dan karyawan hotel saat kondisi semakin memburuk.
Setelah menerima laporan kejadian, personel Babinsa langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan koordinasi dan membantu upaya pemadaman. Mereka bekerja sama erat dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balam yang mengerahkan empat unit mobil pemadam ke lokasi.
“Kami langsung menuju TKP setelah mendapatkan informasi. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan tamu hotel, serta membantu petugas Damkar memperlancar proses pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan sekitar,” ujar Babinsa di lokasi kejadian.
Berkat kerja sama solid antara Babinsa, petugas Damkar, dan warga sekitar, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 06.30 WIB. Proses pendinginan dan pembersihan lokasi rampung dilakukan hingga pukul 07.00 WIB, dengan situasi akhirnya dinyatakan kondusif.
Sayangnya, insiden ini menimbulkan korban luka-luka. Seorang tamu hotel mengalami cedera akibat panik dan melompat dari lantai dua. Korban mengalami luka robek di bagian pelipis dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Bw untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Sementara itu, kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp100.000.000,- (seratus juta rupiah). Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebocoran selang gas yang memicu kebakaran.
Selama proses pemadaman berlangsung, situasi di lokasi kejadian tetap aman dan terkendali. Kehadiran aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam hal ini Babinsa, di tengah masyarakat kembali menunjukkan sinergi kuat dalam menghadapi situasi darurat dan membantu meringankan beban warga yang tertimpa musibah. (*)
