Diary

Memuat

Kategori Kota Metro

28/01/ 2021
Pemkot Metro Perpanjang Perbatasan Kegiatan Hingga 27 Maret

DIARY.CO.ID – Pemerintah Kota Metro memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat hingga 27 Maret 2021. Hal ini dilakukan usai melakukan evaluasi dari kebijakan tersebut yang habis 26 Januari lalu. Sesuai dengan Instruksi Wali Kota Metro Nomor: 2/IMS/LL-01/2021 tentang pengendalian penyebaran covid-19 di lingkungan Pemkot Metro. “Jadi akan diperpanjang selama tiga bulan, dimulai sejak 27 Januari sampai dengan 23 maret 2021. Selanjutnya memungkinkan akan dilakukan perpanjangan lagi sesuai hasil evaluasi satgas covid-19 Kota Metro terkait pengendalian penanganan Covid-19,” ujar Penjabat Sekda Kota Metro, Misnan, Kamis, 28 Januari 2021. Dia menjelaskan, masyarakat diminta untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun atau penyanitasi tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Kemudian untuk kegiatan yang dibatasi meliputi menggelar pesta pernikahan dan pesta khitanan. “Kegiatan yang sifatnya mengakibatkan kerumunan massa akan kami larang. Namun seperti pernikahan kami bolehkan acara akad nikahnya saja. Untuk khitanan kita sarankan untuk mengadakan syukuran. Sementara untuk kegiatan seperti rapat, seminar dan wisuda kami batasi 25 persen dari kapasitas ruangan,” kata dia. Dia menambahkan, untuk pemberlakuan pembatasan kegiatan jam operasional masih sama dengan peraturan sebelumnya. Namun untuk tempat rekreasi seperti kolam renang tidak boleh dioperasionalkan, hanya boleh di pinggir atau di luar kolam renang. “Kalau tempat-tempat rekreasi masih tetap buka. Khusus…

Read more
25/01/ 2021
Kota Metro Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap Awal

DIARY.CO.ID – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas kesehatan melakukan pencanangan Vaksinasi Covid-19 di RSU Jend. Ahmad Yani, Senin (25/01/21). Kepala Dinas Kesehatan Drg. Erla Andrianti mengatakan, penyuntikan awal dalam pencanangan vaksinasi di Kota Metro ini diberikan kepada tenaga kesehatan terpilih. “Tahapan yang dilakukan untuk menerima vaksin adalah melakukan pendaftaran terlebih dahulu, kemudian di screening berupa tes tensi dan pengecekan riwayat penyakit yang pernah dialami. Bagi yang tidak lolos screening maka tidak mendapatkan vaksin Covid-19,” ujarnya. Ditempat yang sama Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan, vaksin tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi penyebaran Covid-19. “Selain itu, Dinas Kesehatan juga ditugaskan untuk mempersiapkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan vaksinasi di seluruh fasilitas kesehatan dan melakukan koordinasi dengan organisasi profesi,” pungkasnya. (PA)

Read more
09/01/ 2021
Pemkot Metro Gelar Rakor Bulan Januari 2020

DIARY.CO.ID -Pemerintah Daerah Kota Metro menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bulan Januari Tahun 2020, di Aula Pemerintah Kota Metro, Kamis (09/01/2020). Rapat koordinasi dihadiri oleh Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro A. Nasir, para Asisten, para Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Metro, serta Camat dan Lurah se-Kota Metro. Rakor kali ini dikoordinasikan oleh Sekda Kota Metro yang membahas berbagai laporan dari instansi vertikal yang terkait, yaitu mengenai BPJS Kesehatan yang walaupun anggarannya bertambah, akan tetapi tidak mengurangi jumlah kepesertaan BPJS di Kota Metro saat ini mencapai 82,82%. BPJS juga meminta kerja sama dengan Puskesmas dan RS untuk menggunakan aplikasi BPJS agar lebih mudah untuk mengakses peserta BPJS. Dalam rakor, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga membahas mengenai inflasi tahunan mencapai 2,97% dan angka kemiskinan mencapai 8,68% pada tahun 2019. Dukcapil berharap pada rakor bulan Februari ada waktu untuk mensosialisasikan aplikasi untuk Sensus Penduduk Tahun 2020,” terangnya. Achmad Pairin menanggapi tentang angka kemiskinan yang pada tahun 2019 yang mencapai 8,68 %, tahun 2018 mencapai 9,14 %, tahun 2017 mencapai 9,8 %. “Di dalam rencana kita mempunyai target paling tinggi mencapai 7,5%, harapan pada tahun 2024 kita harus bisa mencapai angka tersebut,” terang Pairin. Selain itu, Badan SAR…

Read more
23/12/ 2020
Walikota Metro Resmikan Pojok Baca Digital

METRO – Walikota Metro bersama Wakil Walikota Metro meresmikan Pojok Baca Digital (POCADI) Kota Metro, di area Taman Merdeka Kota Metro, Rabu (23/12/2020). Melalui zoom meeting Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakilkan dr. Joko Santoso, menyampaikan sambutan bahwa literasi memiliki kontribusi yang positif dalam rangka membantu menumbuhkan kreativitas dan inovasi serta meningkatkan keterampilan dan kecakapan sosial yang sangat dibutuhkan pada era revolusi ini. Sebagaimana diketahui bahwa satu momentum baik didalam pembangunan nasional dibidang perpustakaan masuk didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional sesuai dengan Peraturan Presiden No 18 Tahun 2020, pembangunan nasional bidang perpustakaan masuk didalam program sosial dan salah satu agenda revolusi mental dan kemampuan kebudayaan. Pembangunan Nasional perpustakaan hal ini masuk keprogram prioritas Nasional yaitu meningkatkan daya iteraksi dan kreativitas sebagai salah satu program prioritas nasional. Lanjutnya, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Metro Syahri Ramadhan, pelaksanaan kegiatan peresmian pojok baca digital menjadi salah satu perpustakaan yang sesuai dengan kemajuan teknologi dan informasi dan komunikasi serta kebutuhan masyarakat, memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat dan dapat mendukung wujudnya visi Kota Metro sebagai Kota pendidikan. “Sebelumnya sudah melakukan rapat-rapat berdasarkan petunjuk Walikota terhadap dinas-dinas terkait diantaranya yaitu Bappeda Kota Metro yang telah mengkoordinasikan anggaran APBD, dari Dinas Pekerjaan Umun yang telah selesai menyiapkan bangunan untuk lokasi POCADI di areah…

Read more
15/12/ 2020
7 ASN Metro Positif Covid-19

DIARY.CO.ID- Pasien COVID-19 Kota Metro, Lampung kembali bertambah 11 orang, dari jumlah tersebut tujuh pasien merupakan pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan satu dari pegawai Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) kota setempat. “Hari ini ada penambahan 11 pasien COVID-19. Delapan pasien merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Metro,” kata Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Metro, Misnan, di Metro, Selasa. Dia menjelaskan, ketujuh ASN BPKAD yang positif COVID-19 yakni BLS (43) warga Tejoagung, Metro Timur, HG (44) warga Banjarsari, Metro Utara, JA (37) warga Banjarsari, Metro Utara, IAS (36) warga Mulyojati, Metro Barat, HP (38) warga Metro Pusat, pasien nomor 181 berinisial M warga Margorejo, Metro Selatan, dan NKAS (34) warga Margorejo, Metro Selatan. “Teman sekantor dari ketujuh pasien ini banyak yang pulang pergi Bandarlampung ke Kota Metro. Beberapa teman pasien mengeluh flu, demam, serta mual dan pada 27 November diadakan tes cepat masal di kantornya dengan hasil reaktif dan setelah diusap (swab) semuanya positif COVID-19,” ujarnya. Pasien lainnya yaitu NLZ (62) dan CA (7) merupakan warga Yosorejo, Metro Timur. Yang bersangkutan merupakan hasil penelusuran dari pasien positif COVID-19 Kota Metro nomor 148 berinisial MS. “NLZ ini merupakan ibu dari pasien MS dan CA merupakan keponakannya. Karena kontak erat pasien diusap…

Read more
16/11/ 2020
Walikota Metro Ingatan Pengawasan Kesehatan Covid-19 Lebih Waspada

DIARY.CO.ID -Wali Kota Metro Achmad Pairin menanggapi banyaknya jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang terjadi di Kota Metro. Terutama pada pelayanan kesehatan hingga mengakibatkan 24 tenaga kesehatan atau medis ikut terpapar covid-19. “Jadi sekarang ini kasusnya ada 103. Sampai hari ini kita sudah menggunakan ilmu-ilmu yang sudah ditemukan oleh para pakar, karena penyakit itu penularannya melalui beberapa cara. Pertama untuk petugas medis, saya berharap jangan sampai ada yang tertular covid-19 lagi,” kata Pairin, Senin, 16 November 2020. Dia menambahkan untuk prosedur dalam pelayanan kesehatan secara umum harus menerapkan protokol kesehatan yang sesuai. “Untuk penanganan pasien bahwa kita harus berhati-hati. Apalagi yang orang datang dengan keadaan sakit, kita harus sesuai dengan prosedur. Kita juga tidak bisa menutup kemungkinan kiranya pasien yang datang bukan karena terpapar covid-19. Maka dari itu, sekarang kita minta untuk lebih berhati-hati dalam penanganan,” kata dia. Pairin mengatakan, selain dengan menerapkan 3M seperti mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak, pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih rajin berolahraga. “Cara antisipasinya itu kita mengikuti penerapan 3M. Selain itu rajin olahraga yang rutin,” ujarnya.(PA)

Read more