
BANDAR LAMPUNG — “Membangun bangsa tak cukup gedung dan jalan — kita butuh manusia yang merencanakan hidupnya.” Demikian pesan mendalam yang disampaikan Wakil Ketua IV TP PKK Provinsi Lampung, drg. Hellen Veranica Mulyadi, M.Kes., saat mewakili Ketua TP PKK Provinsi Lampung membuka Apresiasi Duta GenRe sekaligus Jambore Ajang Kreativitas Generasi Berencana (ADUJAK 2026) di Navara City Park, Minggu (13/09/2026).
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri Kepala BKKBN Provinsi Lampung Soetriningsih, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Dra. Evie Fatmawati, M.Si., Sekretaris Dinas PPPA F. Sylvita Mery, S.E., M.M., para kepala OPD KB kabupaten/kota, pimpinan institusi pendidikan, dewan juri, Ketua Forum GenRe se-Provinsi Lampung, organisasi kepemudaan, serta seluruh finalis Duta GenRe Lampung 2026.
Remaja Adalah Pemimpin yang Akan Datang.
Dalam sambutannya, drg. Hellen menegaskan peran strategis generasi muda dalam kelanjutan pembangunan.
“Remaja hari ini adalah pemimpin, orang tua, dan penggerak masa depan. Pilihan yang kalian ambil sekarang menentukan kualitas keluarga dan masyarakat Lampung di masa datang,” ucapnya.
Ia mengingatkan bahwa kehadiran para peserta di sana bukan sekadar untuk berlomba meraih gelar. “Kalian hadir untuk menunjukkan: remaja Lampung berani bermimpi, berani berkarya, berani berprestasi, dan berani mengambil peran,” tegasnya.
drg. Hellen pun mengajak para remaja untuk berani berkata tidak pada hal-hal yang dapat merusak masa depan termasuk pernikahan dini, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan narkoba. Sebaliknya, gunakan media sosial bukan sekadar hiburan, melainkan ruang untuk belajar, berkarya, dan menyebarkan hal-hal yang positif.
Satu Tujuan, Seluruh Pihak Harus Bergerak Bersama
drg. Hellen menekankan: membangun generasi berkualitas tidak bisa dilakukan satu pihak saja.
“Keluarga memegang peran utama, sekolah memberi ruang pendidikan, pemerintah menghadirkan kebijakan, masyarakat menciptakan lingkungan, dunia usaha dan organisasi kepemudaan melengkapi dukungan. Mari kita bersinergi,” ajaknya.
Yang paling penting, lanjutnya, pastikan remaja tidak hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subjek dan mitra pembangunan itu sendiri. Artinya, remaja ikut berinisiatif, berkarya, dan menentukan arah kemajuan daerahnya.
Bukti Nyata: Tanpa Anggaran Pun Tetap Berkarya
Ketua Forum GenRe Indonesia Provinsi Lampung, Muhammad Iqbal Az-Zahir, Kabinet Agrapana 2026–2027, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya ADUJAK.2026 yang berjalan megah tanpa anggaran APBN maupun APBD.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami tidak pernah berhenti bermimpi. Hari ini bukti nyata: tekad dan dukungan bersama mampu melampaui segala keterbatasan,” ujar Iqbal.
Kepala BKKBN Lampung Soetriningsih pun memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus dan peserta. “Kalian bukan sekadar duta — kalian adalah agen perubahan. Jadilah teladan, menjauhi tiga ancaman besar, dan rencanakan masa depanmu mulai hari ini,” pesannya.
Dua Nama Terpilih, Harapan Baru Dimulai
Di akhir acara, terpilih Duta GenRe Provinsi Lampung 2026:
– Juara 1 Putra: Dinal Azmi — PIK R Raya Universitas Lampung
– Juara 1 Putri: Shofa Farhatun N. — PIK R Sahabat, UIN Raden Intan Lampung
Kepada seluruh peserta, drg. Hellen menutup dengan pesan:
“Bermimpilah setinggi mungkin, dan rencanakan masa depanmu mulai hari ini. Masa depan Lampung bukan sesuatu yang akan kalian jalani, melainkan sesuatu yang sedang kalian siapkan sekarang.” (*)
!