Peluncuran QRIS TAP pada SMART BRT ITERA dan KICK-OFF SIGER FEST 2026: Bijak Bertransaksi, Siap Digitalisasi 

Lampung Selatan – Dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Lampung, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyelenggarakan Kick-Off SIGER Fest 2026 yang dirangkaikan dengan Peluncuran QRIS TAP pada layanan SMART BRT ITERA di Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas digitalisasi pada berbagai sektor, mulai dari layanan publik, transportasi, UMKM, pendidikan, perlindungan sosial, hingga inovasi daerah. Kick-off SIGER Fest 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Provinsi Lampung Jihan Nurlela, didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto, Rektor ITERA I Nyoman Pugeg Aryantha, Wakil Walikota Bandar Lampung Deddy Amarullah, serta dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi dan Kota, penyedia jasa pembayaran, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran seluruh pihak ini mencerminkan komitmen bersama mendorong transformasi digital yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan.

Transformasi digital menjadi faktor penting mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang adaptif dan berdaya saing. Hingga April 2026, tercatat jumlah pedagang yang menggunakan QRIS di Provinsi Lampung mencapai 889 ribu merchant, dengan nilai transaksi sebesar Rp1,87 triliun dan volume transaksi mencapai 22,4 juta kali. Capaian ini menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap pembayaran digital serta menguatnya fondasi ekonomi dan keuangan digital di wilayah ini.

SIGER Fest 2026 melanjutkan keberhasilan penyelenggaraan tahun 2025 yang berhasil menarik lebih dari 10 ribu pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp650 juta. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, UMKM, penyedia jasa pembayaran, komunitas, dan media. Tujuannya adalah memperluas literasi serta penerimaan pembayaran digital, meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat daya saing UMKM, mendorong inovasi daerah, dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan SIGER Fest 2026 diawali dengan uji coba digitalisasi penyaluran bantuan sosial di Kota Metro. Selain itu, diselenggarakan pula edukasi keamanan transaksi digital dan perlindungan konsumen, festival kuliner untuk mendukung promosi serta digitalisasi UMKM, apresiasi terhadap program unggulan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta berbagai kegiatan olahraga dan komunitas yang menyasar generasi muda. Semua rangkaian ini dirancang agar digitalisasi tidak hanya meningkatkan jumlah transaksi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Pada momentum yang sama, Bank Indonesia bersama ITERA meluncurkan penerapan QRIS TAP pada layanan SMART BRT ITERA. Inovasi ini memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC), sehingga transaksi pembayaran dapat dilakukan dengan lebih cepat, mudah, aman, dan praktis hanya dengan menempelkan perangkat yang sudah mendukung fitur NFC. Penerapan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik sekaligus memperluas pemanfaatan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.

Lebih dari sekadar kemajuan teknologi, SIGER Fest 2026 juga mengandung nilai sosial. Sebagian biaya pendaftaran peserta dalam sejumlah rangkaian kegiatan akan disalurkan sebagai wakaf produktif untuk pembangunan sumur bor di lahan pertanian Kabupaten Mesuji. Program ini bertujuan mendukung produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi kelompok petani setempat.

Melalui dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, SIGER Fest 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan. Perluasan digitalisasi di sektor pemerintahan, perlindungan sosial, pendidikan, transportasi, UMKM, komunitas, dan pertanian diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi, kualitas layanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung. (*)