Resital Seni Budaya Lampung Art School Tampilkan Kreativitas 150 Anak Lampung Timur

DIARY – Kreativitas ratusan anak Lampung Timur ditampilkan dalam kegiatan Resital Pagelaran dan Pameran Seni Budaya Lampung Art School yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, Anggota DPRD Lampung Timur Fraksi Gerindra M. Zakwan, para asisten, Kepala Inspektorat, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), wali murid, serta tamu undangan lainnya.

Acara menjadi puncak dari program pembelajaran seni yang selama tiga bulan terakhir diikuti anak-anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Timur. Berbagai hasil karya ditampilkan, mulai dari seni rupa, tari, musik hingga pementasan teater.

Direktur Lampung Art School, Sammy Ikra Negara, menjelaskan bahwa program tersebut menerapkan metode pembelajaran yang berpusat pada anak. Para peserta diberikan ruang untuk menciptakan karya berdasarkan gagasan, pengalaman, dan lingkungan yang mereka kenal sehari-hari.

Menurutnya, tim pengajar tidak berperan sebagai guru dalam pengertian konvensional, melainkan sebagai fasilitator yang mendampingi proses tumbuhnya kreativitas anak.

“Tujuan utama program ini bukan semata-mata mencetak seniman profesional. Seni kami jadikan media untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan seperti empati, solidaritas, menghormati sesama, mencintai lingkungan, serta menghargai perbedaan pendapat,” ujar Sammy.

Dia mengungkapkan, dari sekitar 200 anak yang mendaftar pada awal program, sebanyak 150 peserta mampu bertahan hingga akhir proses pembelajaran. Mereka dinilai sebagai anak-anak yang memiliki konsistensi dan komitmen dalam mengembangkan diri.

Selain membangun karakter, sejumlah peserta juga menunjukkan bakat dan kemampuan yang menonjol dalam berbagai bidang seni, baik seni lukis, tari, musik maupun teater.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mendukung putra-putrinya mengikuti kegiatan Lampung Art School.

Menurut Ela, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang kreatif, berkarakter, dan memiliki wawasan luas.

“Melalui Lampung Art School ini, kita sedang membangun generasi penerus Lampung Timur yang mampu berimajinasi, berekspresi, dan menghasilkan karya positif. Anak-anak inilah yang akan menjadi masa depan daerah kita,” kata Ela.

Dalam kesempatan tersebut, Ela juga mengumumkan bahwa program Lampung Art School akan kembali dibuka pada Agustus 2026 dengan kapasitas peserta yang lebih besar.

“Melihat antusiasme yang luar biasa, Lampung Art School akan berlanjut ke babak kedua. Kita targetkan mampu menampung sekitar 250 peserta agar semakin banyak anak-anak Lampung Timur yang memiliki ruang untuk mengembangkan kreativitasnya,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Ela berharap seluruh peserta tetap mengembangkan bakat seni yang dimiliki tanpa melupakan pendidikan formal dan nilai-nilai karakter yang telah dipelajari selama mengikuti program.

Dia juga mengungkapkan bahwa hasil karya anak-anak Lampung Art School nantinya akan ditampilkan pada peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Timur ke-28 sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas generasi muda daerah.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya kreatif dan berbakat, tetapi juga memiliki karakter kuat, rasa solidaritas, serta visi demokratis yang akan menjadi modal penting bagi pembangunan daerah di masa depan.