270 Calon Siswa Sekolah Rakyat Lampung Timur Terdata Tahun Ajaran 2026/2027

DIARY – Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, memimpin Rapat Penetapan Hasil Penjangkauan Calon Siswa (Casis) Sekolah Rakyat Terintegrasi 34 Kabupaten Lampung Timur Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Senin (15/6/2026).
Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial, Kepala Bappeda, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Lampung Timur, pendamping sosial, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
Dalam arahannya, Bupati Ela menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menjadi upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Menurutnya, hingga saat ini jumlah peserta didik yang telah terdata untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 34 Lampung Timur mencapai 270 siswa. Kuota untuk jenjang SMP dan SMA telah terpenuhi, sementara pemerintah daerah masih terus mendorong pemenuhan kuota pada jenjang Sekolah Dasar (SD).
“Program Sekolah Rakyat ini merupakan amanat Presiden Republik Indonesia untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui pendidikan, kita berharap dapat memutus rantai kemiskinan sejak dini,” kata Ela.
Bupati juga meminta seluruh pihak terkait untuk memberikan perhatian khusus terhadap proses penjaringan calon siswa jenjang SD agar target penerimaan peserta didik di seluruh jenjang dapat tercapai secara optimal.
Selain itu, dalam proses verifikasi dan penetapan peserta didik jenjang SMP dan SMA, Ela mengarahkan agar apabila terdapat kesetaraan data atau kondisi calon siswa yang sama-sama memenuhi syarat, maka prioritas dapat diberikan kepada peserta didik perempuan.
Kebijakan tersebut, kata Ela, merupakan bentuk afirmasi untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada anak perempuan dalam memperoleh pendidikan berkelanjutan. Sementara pada kondisi tertentu, anak laki-laki dinilai memiliki peluang lebih besar untuk membantu perekonomian keluarga.
“Melalui rapat penetapan hasil penjangkauan calon siswa ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap pelaksanaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 34 dapat berjalan sesuai target dan mampu menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas, merata, serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” Kata Ela.
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lampung Timur.
