Pemerintah Dorong Kepala Daerah Lakukan Percepatan Vaksinasi

Pemerintah Dorong Kepala Daerah Lakukan Percepatan Vaksinasi
Dok
Dok

BANDAR LAMPUNG –Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, diwakili Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, mengikuti rapat pembahahasan perkembangan kasus Covid-19 dan evaluasi PPKM di luar Jawa – Bali. Rapat berlangsung di Ruang Command Center Lt.II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Minggu (20/2).

 

Rapat yang dilaksanakan secara virtual ini dipimpin langsung oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto. Hadir juga Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kepala BNPB, Wakil Menteri Keuangan, Asops Polri. Rapat juga diikuti oleh seluruh Kepala Daerah di luar Jawa – Bali.

 

Hadir di dalam rapat para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung diantaranya Kaban Kesbangpol, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan & Kebudayaan, Kadis Kominfo & Statistik, Kasat Pol PP, Sekretaris BPBD, Sekretaris Dinas PMDT, Kabid pada Dinas Perhubungan.

 

Di dalam rapat, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Delapan Provinsi di luar Jawa-Bali mengalami kenaikan bed occupancy rate (BOR) yang cukup signifikan, diatas 30%.

 

“Ke Delapan provinsi tersebut diantaranya Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Bengkulu, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Lampung, Kalimantan Timur dan Sumatera Utara,” katanya.

 

Sementara itu, Menteri Kesehatan menyampaikan dari 2.484 pasien Covid-19 yang meninggal, 73% diantaranya adalah yang belum melakukan vaksinasi secara lengkap.

 

Untuk itu, Menteri Kesehatan mendorong seluruh Kepala Daerah dibantu oleh TNI/Polri dan seluruh stakeholder terkait untuk terus melakukan upaya-upaya percepatan vaksinasi.

 

“Terkait kenaikan BOR yang cukup signifikan, saya meminta seluruh Kepala Daerah untuk memperhatikan terkait kapasitas tempat tidur di wilayahnya masing-masing,” tandasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *